Jemuran dinding tempel

3/24 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku tinggal di rumah yang ukurannya nggak terlalu besar, jadi untuk urusan jemur baju aku harus pintar mengatur tempat. Akhirnya aku coba pakai jemuran tempel tembok model lipat dan sampai sekarang cukup puas. Pertama, aku pilih jemuran tempel tembok yang rangkanya kuat tapi tetap ringan. Ada yang bahan besi, ada juga jemuran kayu tempel dinding yang kelihatan lebih estetik. Kalau kamu suka tampilan warm dan natural, jemuran kayu bisa jadi opsi, tapi pastikan kayunya sudah di-coating biar tahan lembap dan nggak cepat lapuk. Sebelum pasang, aku ukur dulu area dinding yang mau dipakai. Tips dari aku, jangan pasang terlalu mepet plafon supaya masih enak buat jangkau saat mau jemur atau angkat baju. Aku juga pakai waterpass sederhana (bisa pakai aplikasi di HP) biar jemurannya nggak miring. Penting juga pakai fisher dan sekrup yang kuat, apalagi kalau dindingnya bata ringan atau sering kena angin. Untuk jemuran tempel tembok, aku sengaja pilih model yang bisa dilipat rapat ke dinding. Jadi kalau lagi nggak dipakai, area itu tetap kelihatan rapi dan nggak makan tempat. Ini cocok banget buat yang punya balkon sempit atau area service kecil di belakang rumah. Dari pengalaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: - Jangan menggantung beban berlebihan di satu sisi, supaya jemuran nggak cepat melengkung. - Kalau pakai jemuran kayu tempel dinding, sesekali lap pakai kain kering setelah hujan atau lembap supaya jamur nggak muncul. - Hindari pasang di dinding yang sering rembes, karena bisa bikin sekrup cepat longgar. Aku juga bandingkan dengan jemuran biasa yang berdiri di lantai. Buat aku pribadi, jemuran tempel jauh lebih praktis karena lantai jadi lebih lega, apalagi kalau punya anak kecil yang sering lari-larian di rumah. Selain itu, tampilan tembok juga tetap rapi, apalagi kalau pilih warna jemuran yang senada dengan cat dinding. Kalau kamu lagi bingung pilih jemuran tempel tembok, coba pikirkan dulu kebiasaan jemur baju di rumah: seberapa sering, seberapa banyak, dan lokasinya di dalam atau luar ruangan. Dari situ baru tentukan mau pilih bahan besi atau jemuran kayu tempel dinding. Yang penting, sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dinding rumah supaya awet dipakai bertahun-tahun.

Cari ·
tutorial membuat masker dari beras