Jangan Gampang Menilai
Hello Sahabat Lemoners 🍋
Dalam hidup begitu banyak hal diluar logika kita,
tidak semua yang terlihat buruk itu buruk, dan juga sebaliknya, jadi jangan terlalu cepat dan gampang menilai sesuatu, pahami dan analisa dulu sebaik²nya, seperti halnya #KisahTerpendam berikut :
Jaman dahulu kala disebuah padepokan tinggallah seorang guru dan beberapa muridnya. Seperti biasa untuk mengajarkan sesuatu, sang guru pasti menggunakan sebuah cerita untuk menginspirasi murid-muridnya. Pelajaran dan ceritanya pun dimulai. Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju ke sekoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yg tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa terdiam dan meneriakkan sebuah kalimat "***" sebelum sekoci menjauh dan kapal itu benar-benar tenggelam.
Sang Guru yg menceritakan kisah ini bertanya pada murid²nya, "Menurut kalian, apa yang Istri itu teriakan sebelum dia tenggelam ?"
Sebagian besar murid-murid itu menjawab:
"Aku benci kau", "Kamu Buta", "Kamu egois !!!"
"Dasar tak tanggung jawab", "Nggak tau malu"
dan banyak lagi spekulasi ucapan sang istri yang ada dipikiran mereka.
Tapi ada seorang murid yang hanya diam saja. Guru itu meminta murid yang diam itu untuk menjawab, Kata si murid "Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, "Tolong jaga anak kita baik-baik..🥹
Guru itu terkejut dan bertanya "Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?"
Murid itu menggeleng. "Belum Guru, tapi itu yang dikatakan oleh ibu saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis."
Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata:
"Jawaban itu BENAR !!!."
Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam, akhirnya sang suami pulang membesarkan dan mendidik anak mereka sendirian. Waktu terus berjalan. bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orang tuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kanker ganas dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya, kesempatan untuk bertahan hidup. Dia menulis di buku harian itu, "Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu, tapi demi anak kita, aku terpaksa dengan hati menangis membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana...", Cerita itu selesai, dan seluruh kelas pun terdiam😔.
#PendapatKu kebaikan atau kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yg kita pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang SULIT dimengerti. Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya luarnya saja dan kemudian langsung menyimpulkan sendiri dan akhirnya menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.
Mungkin diantara kita ada yang sering membayar sesuatu untuk orang lain, bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka lebih menghargai sebuah hubungan dibanding uang.
Mereka yang bekerja tanpa ada yg menyuruh, bukan karena mereka tidak ada kerjaan, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.
Mereka yang minta maaf lebih dulu setelah bertengkar, bukan karena mereka mengalah tapi karena mereka menghargai orang lain.
Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah Sahabat.
Jadi tetaplah berfikir positif dan berprasangka baik ya ☺️🤗.









cutenya tiger tengok hp pakai spec mata 😍😍😍😍😍