Awal mula Ice cream corong ✅

Hello Sahabat Lemoners 🍋 Lemon8IRT Lemon8_ID

Siapa sich yang gak suka es krim corong, makanan favorit gak tua, gak muda semua pada suka, nah kali ini IRT mau bagi cerita nich awal mula adanya es krim corong ini.

Ada beberapa jenis es krim yang kita kenal, salah satu yang populer adalah "ice cream cone" yaitu es krim yang diletakkan dalam wafer yang berbentuk corong atau kerucut.

Di akhir abad 19, harga es krim di Amerika Serikat berangsur naik dan menjadi makanan yang sangat populer, peluang ini dilihat oleh seorang pengusaha es krim asal Italia yang bernama Italo Marchiony.

Dia berinovasi dengan menciptakan penampung es krim yang dapat dimakan, lalu dipatenkan dan mulai diperkenalkan pada konsumen pada tahun 1896.

Pada periode yang hampir sama Antonio Valvona, pedagang es krim asal Manchester, Inggris, juga memperoleh paten atas mesin yang dapat mencetak gelas es krim berbahan biskuit.

Namun kedua inventor ini bukanlah nama yang paling sering disebut sebagai penemu ice cream cone.

Di St Louis Worlds Fair Missouri pada tahun 1904, George Bang pemilik Creamery Banner, menjual es krim dengan mangkuk, namun ternyata dia kehabisan wadah, karena jumlah pembeli yang terlalu banyak, Dia perlu waktu untuk mencuci mangkuk yang sudah kotor, akibatnya pembeli antri panjang dan ada yang mulai bosan dan meninggalkan kios tersebut.

Di sebelah tokonya, ada Ernest Hamwi penjual kue-kue an sejenis wafer, tetangganya Ernest ini menawarkan suatu solusi, dengan menggulung wafer dagangannya hingga membentuk corong, dan menjadikan wafer tersebut sebagai penampung es krim, sebagai pengganti mangkuk.

Tanpa diduga, konsep tersebut sangat cocok dengan selera pembeli, selain lebih praktis, ada sensasi renyah yang berbeda, karena perpaduan dari manisnya es krim dan wafer, Es krim cone langsung disambut para pembeli dan tejual makin laris manis.

Dari kejadian ini, hari demi hari para produsen dan penikmat es krim mulai bereksperimen dalam menghasilkan hidangan es krim yang lebih unik dan menggoda selera, ada yang mengkombinasikan es krim dengan roti, dengan biskuit, wafer dan sebagainya yang sampai dengan masa kini es krim dengan paduan-paduan makanan lain sangat diminati. dan tentunya temen² Lemoners semua juga pada suka kaan? 🤗🤓

oiya kalian lebih suka perpaduan es krim dengan makanan apa nich, share di sini yuk ☺️ ⏬

#PendapatKu#makananfavorit#IRTPunyaCerita #KisahTerpendam #PernahRugi

2025/9/29 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai pecinta es krim corong sejak kecil, aku dulu cuma tahu makan aja tanpa kepikiran: sebenarnya apa sih nama resmi corong es krim itu dan gimana awal mula ice cream cone bisa seterkenal sekarang? Setelah baca-baca, ternyata seru juga ngulik asal usul es krim corong ini. Pertama, soal nama. Banyak orang nyebutnya es krim corong, ada juga yang bilang eskrim cone, corong es, sampai corong es krim. Di luar negeri, istilah yang umum dipakai adalah "ice cream cone". Cone sendiri artinya kerucut, sesuai bentuk corong eskrim yang kita pegang. Jadi kalau kamu bingung "corong es krim namanya apa?", jawabannya ya ice cream cone atau cone es krim. Dari sisi bentuk, corong eskrim yang kita kenal sekarang biasanya terbuat dari wafer atau biskuit tipis yang dipanggang sampai kering. Teksturnya renyah, agak manis, dan kuat menahan es krim soft-serve maupun scoop. Di beberapa tempat, ada juga cone yang lebih tebal dan gurih, mirip wafel gulung. Ini yang sering disebut waffle cone. Kalau di foto yang aku pakai, dua es krim soft-serve dalam cone wafer: satu kombinasi cokelat–stroberi, satu lagi stroberi–vanila. Menurutku, perpaduan rasa dan tekstur renyah cone ini yang bikin pengalaman makan es krim jadi beda. Hal menarik lain yang aku temukan waktu cari tahu awal ice cream adalah soal siapa sebenarnya penemunya. Di artikel utama tadi sudah diceritain tentang Italo Marchiony, Antonio Valvona, sampai kisah di St. Louis Worlds Fair. Dari berbagai versi cerita, kelihatan kalau ice cream corong itu bukan hasil karya satu orang saja, tapi berkembang dari banyak inovasi sekaligus. Ada yang fokus ke mesin pencetak gelas biskuit, ada yang spontan menggulung wafer jadi corong karena kehabisan mangkuk. Jadi kalau kamu cari asal usul es krim corong di Google, wajar banget ketemu beberapa nama berbeda. Dalam pengalaman pribadi, es krim cone juga punya kelebihan praktis. Waktu jalan-jalan di taman atau mall, makan eskrim cone lebih gampang dibawa dibanding es krim pakai mangkuk. Gak perlu sendok, gak perlu repot balikin wadah. Tinggal pegang corong eskrim dan langsung habis sampai gigitan terakhir. Bonusnya, gak ada sampah wadah yang harus dibuang. Sekarang variasi es krim corong makin kreatif. Ada cone yang pinggirannya dilapis cokelat, ditaburi kacang, atau dihias sprinkle warna-warni. Ada juga es cream corong yang bagian dalamnya dilapisi cokelat leleh biar cone-nya nggak cepat lembek. Aku pribadi suka banget sama cone yang agak tebal dan wangi butter, karena pas digigit bareng es krim, rasanya lebih "berat" dan bikin puas. Kalau kamu lagi pengin bikin konten atau jualan eskrim cone sendiri, bisa eksplor beberapa hal: jenis cone (wafer tipis vs waffle cone), kombinasi rasa es krim (vanila–cokelat, stroberi–vanila, matcha, dll), dan topping di bagian atas. Dari pengalamanku, kombinasi manis, tekstur renyah, dan tampilan yang fotogenik bikin orang makin tertarik mencoba. Jadi, sekarang kamu sudah tahu sedikit sejarah dan nama-nama yang sering dipakai untuk corong es krim. Tinggal kamu sendiri, lebih suka es krim corong rasa apa dan cone-nya model yang mana?

14 komentar

Gambar Susiana H.
Susiana H.

aaah jd pengen es krim nih 🤤

Lihat lainnya(1)
Gambar Putri Maharani
Putri Maharani

wah masyaallah ternyata es krim corong ada sejarahnya ya kak? emm.. kalau aku sih es krim dengan roti kak dan itu enak banget hehe

Lihat lainnya(1)