Sekarang sudah masuk ke musim penghujan, IRT yang rumahnya pakai mesin satelit atau sanyo yang sumber airnya dari tanah, di beberapa tempat pastinya ngalamin ini juga, air tanah yang keluar biasanya butek / keruh.
Untuk mengatasinya IRT45 baru tau ternyata tawas bisa bikin air keruh jadi bening, caranya gampang banget, tuang air ke dalam tong yang besar, beri tawas secukupnya, diamkan semalaman, paginya air sudah bening, kotoran airnya akan mengendap dibagian bawah.
... Baca selengkapnyaAku pertama kali coba tawas untuk air keruh juga gara-gara musim hujan. Air tanah di rumah berubah jadi kuning kecokelatan, bahkan kadang berbau. Awalnya sempat panik karena dipakai mandi aja rasanya kurang nyaman, apalagi kalau buat masak. Setelah banyak cari info, ternyata memang banyak orang yang pakai tawas untuk air keruh, terutama yang sumber airnya dari tanah, sumur bor, atau sanyo.
Yang perlu diingat, tawas itu fungsinya utama sebagai penjernih, jadi membantu mengikat kotoran supaya mengendap ke bawah. Jadi, setelah pakai tawas, air kelihatan lebih bening karena lumpur/partikel halusnya turun. Caranya mirip yang aku lakukan: air ditampung dulu di tong/wadah besar, kasih tawas secukupnya (biasanya aku mulai dari sekitar 1–2 sendok makan untuk satu tong ukuran sedang), aduk sebentar, lalu diamkan semalaman. Besok paginya, bagian atas air biasanya sudah jernih, sedangkan kotoran mengumpul di dasar.
Supaya hasilnya lebih maksimal, aku biasanya ambil air beningnya pelan-pelan dari bagian atas pakai gayung kecil atau selang, jangan sampai ngaduk endapan di bawah. Endapannya langsung aku buang. Air jernih ini biasanya kupakai untuk kegiatan harian seperti mandi, cuci piring, cuci baju, atau bersih-bersih rumah. Untuk minum dan masak, aku pribadi tetap pakai air galon atau air yang sudah disaring khusus, biar lebih yakin.
Tawas yang kupakai bentuknya kristal putih dalam plastik, seperti yang sering dijual di warung atau toko bahan kimia rumah tangga. Di kemasan biasanya tidak selalu ada aturan pakai, jadi aku belajar dari coba-coba: kalau kebanyakan tawas, air bisa terasa sedikit licin atau ada rasa aneh, jadi lebih baik mulai dari sedikit dulu dan lihat hasilnya. Kalau air masih keruh, baru tambahkan dikit lagi di percobaan berikutnya.
Selain itu, aku juga perhatiin beberapa hal penting:
- Jangan langsung pakai air setelah dituangi tawas. Minimal tunggu beberapa jam, idealnya semalaman, supaya proses pengendapan maksimal.
- Cek dulu kondisi air sebelum dan sesudah. Kalau air keruhnya parah banget atau berbau menyengat, sebaiknya pertimbangkan juga pakai filter tambahan.
- Anak kecil dan lansia biasanya kulitnya lebih sensitif, jadi aku perhatikan apakah ada reaksi seperti gatal setelah mandi. Kalau ada, aku kurangi pemakaian tawas dan tambah proses penyaringan.
Buat yang baru mau coba manfaat tawas yang jarang diketahui ini, menurutku cocok banget sebagai solusi darurat atau alternatif murah kalau air tanah lagi butek karena hujan. Tapi tetap pakai feeling dan logika ya: kalau ragu dengan kualitas air, jangan dipakai untuk konsumsi langsung. Lebih aman pakai untuk keperluan luar tubuh dulu.
Kalau kalian punya trik lain pakai tawas untuk air keruh, misalnya digabung dengan filter pasir/arang, boleh banget sharing. Pengalaman tiap rumah soalnya beda-beda, tergantung kondisi air tanah di daerah masing-masing.
yaaa bisa di coba deh ini, makasih kak tips nya buat