Doa yang indah

2025/10/18 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAkhir-akhir ini aku sering merasa lelah secara batin, mikirin banyak hal yang kadang di luar kendali. Dari situ aku mulai belajar arti sebenarnya bersandar kepada Allah, bukan cuma di lisan tapi juga di hati dan tindakan. Salah satu yang paling membantu aku adalah doa Rasulullah setiap pagi: "Allahumma inni as-aluka ilman naafian, wa rizqan thayyiban, wa amalan mutaqobbalan". Waktu pertama kali tahu doa ini, aku tersadar kalau tiga hal yang diminta itu ternyata inti hidup kita: ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima. Bersandar kepada Allah itu bukan berarti pasrah tanpa usaha, tapi menyadari kalau semua yang kita kejar tetap harus kembali pada ridha-Nya. Secara pribadi, aku mulai menjadikan doa Rasulullah setiap pagi ini sebagai rutinitas kecil. Biasanya aku baca setelah sholat Subuh atau sebelum mulai aktivitas. Saat membaca, aku niatkan agar ilmu yang aku pelajari hari itu benar-benar berguna, bukan cuma jadi hafalan. Untuk urusan rezeki, aku minta bukan hanya banyak, tapi juga thayyib, yang berkah dan nggak bikin hati gelisah. Dan yang paling bikin refleksi adalah bagian "amalan mutaqobbalan" – kita jadi mikir, selama ini amal yang kita lakukan sudah sungguh-sungguh atau hanya rutinitas tanpa rasa khusyuk. Pelan-pelan aku merasakan bedanya. Misalnya saat ada masalah, aku nggak langsung panik seperti dulu. Aku coba tarik napas, sadar kalau tempat bersandar utama itu Allah. Aku ulang doa ini sambil berusaha tetap ikhtiar terbaik. Rasanya lebih ringan karena aku tahu hasil akhirnya bukan semata-mata di tangan aku. Bersandar kepada Allah juga bikin kita lebih jujur sama diri sendiri. Kita jadi mengakui kelemahan, menerima kalau nggak semua hal bisa kita kontrol. Justru dari situ tumbuh rasa tenang. Kalau gagal, kita anggap itu bagian dari rencana Allah yang mungkin menyelamatkan kita dari hal yang nggak kita lihat sekarang. Kalau kamu lagi di fase hidup yang terasa berat, kamu bisa coba mulai dari hal sederhana: baca doa Rasulullah setiap pagi ini dengan sadar, renungi maknanya, lalu kaitkan dengan kegiatanmu hari itu. Jadikan doa ini pengingat kalau ilmu, rezeki, dan amal yang kamu perjuangkan semuanya butuh pertolongan Allah. Dari situ, pelan-pelan kamu akan terbiasa bersandar kepada Allah bukan hanya saat susah, tapi juga di saat senang, karena semua itu datang dari-Nya.

1 komentar

Gambar Win narno
Win narno

Aamiin yaa rabbal aalamiin yaa allah