Pengingat diri #relate gak? komen yaa ☺️🤗
Dalam perjalanan hidup, saya menyadari pentingnya memberikan jarak pada beberapa orang demi menjaga kenyamanan hati dan kesehatan mental. Memberi jarak bukan berarti memutus hubungan, melainkan menjaga agar hati dan pikiran tetap tenang. Kadang, ada orang yang perlu 'disilent' di pikiran kita agar tidak mengganggu ketenangan batin. Dengan menjaga jarak seperti ini, kita bisa menghindari munculnya penyakit hati yang berpotensi merusak suasana hati dan hubungan sosial. Selain itu, saya juga belajar bahwa 'skip' atau melewati interaksi dengan orang tertentu bukan tindakan memutus silaturahmi, tapi sebuah cara menjaga kesehatan mental agar tetap aman dan stabil. Hal ini penting dilakukan ketika interaksi tersebut berpotensi menyakiti perasaan atau membawa energi negatif. Mengelola jarak dengan orang sekitar dengan bijak menjadi bentuk pengingat diri agar kita tetap kuat secara emosional. Dengan cara ini, kita tetap menjaga hubungan tanpa menimbulkan konflik yang tidak perlu. Silaturahmi yang sehat justru dapat terpelihara dengan pengelolaan jarak yang tepat.







































Like ke 105