Dewasa yang sebenarnya itu..✨
Kalau dulu, aku pikir dewasa itu cuma soal umur yang nambah dan bisa cari uang sendiri. Tapi makin ke sini, aku sadar arti dewasa yang sesungguhnya itu jauh lebih dalam. Buat aku, titik "kita mulai dewasa" itu muncul ketika kita berhenti ngotot nanya, "Kenapa hidup nggak sesuai rencana? Kenapa harus aku?" dan pelan-pelan belajar bilang, "Kalau memang ini jalannya, semoga aku dikuatkan untuk menjalaninya." Ada masa di hidupku dimana semua yang aku rencanain kayaknya berantakan. Rencana kuliah, karier, bahkan soal hubungan sama orang yang aku sayang. Dulu, setiap ada hal yang meleset dari rencana, aku langsung frustrasi, ngerasa gagal, dan sibuk menyalahkan diri sendiri. Tapi lama-lama aku mulai mikir: mungkin memang hidup nggak selalu tunduk sama harapan manusia, tapi pada kehendak Tuhan yang maknanya lebih luas dari apa yang bisa aku lihat sekarang. Dewasa, buat aku, adalah saat kita tetap usaha tapi nggak lagi memaksa. Kita tetap punya mimpi, tapi kalau jalannya belok, kita nggak lagi ngamuk ke semesta. Kita belajar bedain mana yang bisa kita kendalikan dan mana yang memang harus kita lepaskan. Di tahap ini, doa mulai berubah, dari yang tadinya, "Ya Tuhan, kenapa begini?" jadi "Ya Tuhan, kalau ini jalan yang Kau pilihkan, tolong kuatkan hatiku." Arti dewasa yang sesungguhnya juga kerasa dari cara kita menghadapi rasa sakit. Bukan berarti kita nggak boleh sedih, tapi kita nggak lagi mengijinkan rasa sakit itu mengubah kita jadi pribadi yang pahit. Kita boleh nangis, boleh kecewa, tapi setelah itu kita belajar bangkit lagi, dengan cara kita sendiri, pelan-pelan. Menurutku, dewasa itu saat kita berdamai dengan fakta bahwa hidup nggak selalu berjalan sesuai rencana awal. Wajar kok kalau kamu masih sering banyak tanya dalam hati. Aku juga begitu. Tapi sekarang, setiap kali rencanaku gagal, aku coba ingat kalimat ini: mungkin ini bukan akhir, tapi belokan yang justru ngarahin aku ke sesuatu yang lebih baik, yang belum aku mengerti sekarang. Kalau kamu lagi di fase mempertanyakan arti dewasa yang sebenarnya, nggak apa-apa kalau kamu belum merasa kuat. Proses menerima itu nggak instan. Yang penting, kamu berusaha untuk tetap berjalan, sambil pelan-pelan percaya kalau ada makna yang lebih besar di balik setiap kejadian yang kelihatannya nggak sesuai rencana.
relate banget kak. barusan otw pulang kerja hujan hujan di atas motor mikir kalau gak papa banget keinginan kita gak tercapai. gak papa banget tujuan kita berbelok arah. Kita gak perlu ngotot buat dapetin apa yg kita inginkan. Karena kadang Tuhan izinkan kita gagal, kecewa, sakit, untuk membentuk kita. untuk melindungi kita. untuk nguatin kita. supaya kita bisa dibentuk sesuai kehendak Tuhan, bukan kehendak kita sendiri.