apakah akan pindah aq ajan dari classic ke soft glam?? #fyp
Sebagai seorang yang suka mencoba berbagai gaya makeup, saya pernah mengalami dilema memilih antara gaya classic dan soft glam. Gaya classic yang memang sudah populer sejak lama, menawarkan penampilan yang elegan dan timeless, cocok untuk acara formal seperti pernikahan dan pesta malam hari. Namun, soft glam kini mulai menjadi favorit, terutama karena tampilannya yang lebih natural dan fresh, cocok untuk penggunaan sehari-hari maupun acara santai. Dulu, saat saya awal mulai belajar makeup, saya hanya mengenal gaya classic. Warna matte dan kontur yang tegas selalu menjadi pilihan utama. Namun, setelah mengikuti berbagai tutorial dan tren terbaru, seperti makeup dari Thailand yang terkenal dengan tampilan glowing dan natural, saya mulai mencoba soft glam. Hasilnya, wajah terlihat lebih cerah dan youthful, tanpa meninggalkan kesan rapi dan profesional. Selain itu, soft glam juga lebih fleksibel untuk berbagai kondisi pencahayaan, sehingga sangat cocok untuk aktivitas outdoor atau siang hari. Saya sering mendengar pertanyaan, "Bisakah wedding makeup bergaya soft glam?" Jawabannya tentu bisa, asalkan penata rias ahli menyesuaikan teknik dan produk yang digunakan. Hal ini memberi kebebasan lebih untuk pengantin yang ingin tampil modern tapi tetap anggun. Jadi, apakah waktu yang tepat untuk beralih dari classic ke soft glam? Menurut pengalaman saya, penting untuk mencoba dan mengenali apa yang paling cocok dengan karakter dan kebutuhan sehari-hari. Jangan takut bereksperimen karena setiap gaya punya keunikan dan kelebihannya masing-masing. Jadi, mari kita coba bersama dan temukan gaya makeup yang membuat kita paling percaya diri!
















