biar aku ajha, kalian jangan....

aku curhat pake gaya novel gapapa ya... harapannya biar lebih mudah difahami.

judul kisah ini adalah :

"Aku,tikus,dan seorang ibu rewel"

tikus ditempatku ini lumayan susah basminya.

dari mulai pake racun herbal, kimia sampai lem tikus ga bisa ngusir si tikus.

entah berapa kalipun aku bersihkan kotorannya tetap akan kembali kotor, karena cape akhirnya aku biarkan saja sampai menumpuk banyak...

masalah kemudian timbul karena aku tidak tinggal dirumahku sendiri melainkan di sebuah majelis taklim dan aku bertanggung jawab menjaga kebersihan tempat ini.

kotoran tikus itu sejujurnya PR yang berat, butuh waktu yang benar 2 longgar untuk aku kembali membersihkannya, ternyata pas aku longgar...

aku malah lupa mengerjakan PR ku ini.

kok bisa lupa???

kotoran tikus itu ada di lantai satu sedangkan a ku tinggal di lantai 2,tidak terlihat mata jadi sering lupa...

#MyJourney #ReviewJujur #DiskusiYuk

5/16 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSaya juga pernah mengalami masalah serupa dengan tikus yang susah dibasmi di lingkungan rumah. Saat itu, saya sudah mencoba berbagai jenis racun tikus, mulai dari herbal hingga kimia, bahkan lem tikus, tapi hasilnya nihil. Tikus-tikus itu tetap terus kembali dan meninggalkan kotoran yang membuat lingkungan tidak nyaman dan tidak sehat. Pengalaman saya yang paling efektif adalah dengan menggabungkan metode pencegahan dan pembersihan rutin. Pertama, saya memastikan semua makanan tersimpan rapat dalam wadah kedap udara agar tidak menarik perhatian tikus. Kemudian, saya melakukan pemeriksaan dan penutupan celah atau lubang di sekitar rumah yang menjadi jalan masuk tikus. Selanjutnya, pembersihan secara rutin sangat penting meskipun terkadang terasa melelahkan. Saya menyarankan untuk meluangkan waktu secara berkala untuk membersihkan kotoran tikus meskipun kecil jumlahnya, karena jika dibiarkan menumpuk, bisa berbahaya bagi kesehatan, terutama di area seperti majelis taklim yang digunakan banyak orang berkumpul. Selain itu, penggunaan perangkap tikus juga cukup membantu. Saya menggunakan perangkap mekanik yang bisa dipasang di tempat yang sering dilewati tikus. Dengan metode ini, saya bisa menangkap tikus tanpa harus menggunakan racun yang kadang berbahaya untuk manusia dan hewan peliharaan. Memang, menjaga kebersihan di tempat umum seperti majelis taklim menjadi tantangan tersendiri karena aktivitasnya cukup padat. Namun pengalaman saya menunjukkan bahwa konsistensi dan ketekunan dalam melakukan pencegahan dan pembersihan bisa membuat tikus tersingkir perlahan-lahan. Semoga pengalaman ini bisa bermanfaat sebagai tambahan informasi bagi yang sedang menghadapi masalah serupa. Ingatlah, pencegahan adalah kunci utama, dan jangan takut untuk mencoba berbagai metode sampai menemukan yang paling efektif untuk lingkungan Anda.