Highlight & Contour : Muka Lebih 3D🤩✨
Jujur awal belajar makeup tuh aku ga begitu peduliin contour sama highlight, paling pakai highlighter di tulang pipi aja terus udah. Makin kesini aku mulai belajar cara pakai contour & highlight dan akhirnya udah bisa nemu tips & tricknya😆
Tips & Trick
- Pilih warna contour yg sesuai dengan undertone kalian. Cool (abu-abu), Warm (cokelat), Neutral (abu-cokelat)
- Apply seperti di gambar pertama dan jangan lupa di blend
- Pemula pilih contour powder agar lebih bisa di kontrol dan lebih gampang di aplikasikan
Intinya buat bisa cari formula dan penempatan highlight dan contour tuh harus banyak trial & error. Tapi di postingan ini guide highlight dan contour bisa dipakai untuk semua muka tapi tetap menyesuaikan kembali dengan bentuk muka😆
Follow me for more beauty tips🎀💄
#makeupforbeginner #highlight #contouring #Contourtutorial #contourhack
Waktu pertama kali kenal contour, aku juga sering bingung: ini dipakai setelah apa, bagian wajah mana aja yang harus di-contour, dan bedanya contour sama highlighter apa sih? Setelah sering trial & error, akhirnya aku nemu cara yang paling gampang buat pemula. Urutan pakai contour & highlight di makeup Biar nggak bingung, ini urutan yang biasa aku pakai: 1. Skincare dulu (moisturizer, sunscreen). 2. Primer (kalau pakai). 3. Foundation atau BB/CC cream. 4. Concealer (kalau perlu nutupin mata panda atau bekas jerawat). 5. Baru contour (cream atau powder). 6. Setelah contour baru pakai blush on. 7. Terakhir highlighter di titik-titik tertentu. 8. Lock semuanya dengan setting powder atau setting spray. Contour dipakai di mana? Secara umum, titik kontur wajah yang paling basic itu: - Pipi: di bawah tulang pipi, dari arah telinga ke tengah pipi (jangan terlalu ke bawah biar wajah nggak kelihatan turun). - Rahang: di sepanjang garis rahang kalau kamu mau efek rahang lebih tegas. - Hidung: di sisi kanan-kiri batang hidung buat efek hidung lebih mancung. - Dahi: di bagian hairline kalau dahi cukup lebar, jadi kelihatan lebih proporsional. Ini mirip banget sama gambar contour yang ada di postingan: area cokelat itu buat contour, area putih buat highlight. Yang penting, habis diaplikasikan jangan lupa di-blend sampai nggak kelihatan garis jelas. Perbedaan contour dan highlighter Ini juga sering bikin bingung, karena namanya suka digabung jadi contour highlighter: - Contour: warna lebih gelap dari kulit, fungsinya buat bikin ilusi bayangan, meniruskan, mengecilkan, atau menegaskan bentuk wajah. Biasanya dipakai di pipi, rahang, dahi, dan sisi hidung. - Highlighter: warna lebih terang/ada shimmer, fungsinya menarik cahaya dan bikin wajah kelihatan lebih 3D dan hidup. Biasanya dipakai di tulang pipi atas, tulang hidung (sedikit di tengah), cupid’s bow (atas bibir), dan sedikit di dagu atau bawah alis. Tips pilih contour dan highlighter buat pemula - Pilih warna contour yang 1–2 tingkat lebih gelap dari kulit kamu, jangan terlalu gelap biar nggak kelihatan dempul atau belang. - Untuk contour wajah pemula, lebih aman pakai contour powder karena lebih gampang di-blend dan masih bisa dihapus kalau kebanyakan. - Highlighter bisa pilih yang champagne atau gold lembut kalau kulitmu warm, dan yang agak pink/pearl kalau kulitmu cool. Hasilnya gimana? Sama seperti di foto sebelum dan sesudah di postingan: sebelum contour & highlight wajah kelihatan flat, setelah pakai contour & highlight wajah kelihatan lebih 3D dan hidup. Kuncinya tetap trial & error: pelan-pelan, pakainya sedikit-sedikit dulu, dan sesuaikan letak contour dengan bentuk wajah kamu sendiri. Kalau sudah terbiasa, contour dan highlight bakal jadi step favorit karena bisa ngubah tampilan tanpa perlu operasi apa-apa 😆


