Doa dijauhkan dari

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Latin:

Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi wal kasali, wal jubni wal harami, wa a’udzu bika min fitnatil mahya wal mamati, wa a’udzu bika min ‘adzabil qabri.

​Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut, dan hari tua (pikun). Aku juga berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian, serta aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur." (HR. Bukhari & Muslim)

2/28 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBerdoa untuk memohon perlindungan dari sifat kemalasan dan kelemahan adalah salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. Pengalaman pribadi saya, saat rutin mengamalkan doa ini setiap pagi, saya merasa lebih bersemangat menjalani aktivitas dan lebih mudah mengatasi rasa malas yang sering muncul. Selain itu, doa ini juga mengajarkan kita agar selalu sadar akan kelemahan diri dan terus berusaha memperbaiki diri. Kemalasan sering menjadi penghalang terbesar dalam mencapai tujuan, baik dalam pekerjaan, ibadah, maupun pengembangan diri. Dengan mengucapkan doa ini secara ikhlas dan penuh keyakinan, saya merasakan adanya semangat baru yang membuat saya tidak mudah menyerah dan lebih disiplin. Selain itu, perlindungan dari fitnah kehidupan dan kematian mengingatkan saya untuk selalu berhati-hati dalam bertindak dan menjaga keimanan, karena hidup ini penuh ujian. Doa ini juga mengandung permohonan agar dijauhkan dari siksa kubur, yang menjadi pengingat akan akhirat dan pentingnya mempersiapkan diri dengan amal baik. Saya menyarankan untuk menghafal dan membacakan doa ini secara rutin, baik saat pagi maupun malam hari, sebagai salah satu bentuk dzikir dan perlindungan diri. Selain manfaat spiritual, doa ini menumbuhkan kesadaran diri untuk aktif berproses menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui doa ini, saya belajar bahwa memohon perlindungan kepada Allah adalah cara paling efektif untuk menghadapi berbagai bentuk kelemahan dan tantangan hidup. Dengan doa dan usaha yang konsisten, insya Allah kita dapat terhindar dari kemalasan, sifat pengecut, dan berbagai bentuk fitnah serta ujian yang menguji keimanan dan keteguhan hati.