ketenangan dapat ditemukan dalam 3 hal: Diam, Ibadah, dan Menjauh dari segala hal yang sia-sia
-ali bin Abi thalib-
Aku pertama kali membaca nasihat Ali bin Abi Thalib tentang ketenangan dapat ditemukan dalam tiga hal: diam, ibadah, dan menjauh dari segala hal yang sia-sia, saat hati lagi nggak karuan. Awalnya terdengar sederhana, tapi ternyata mengubah banget cara aku menjalani hari. Diam di sini bukan cuma nggak bicara, tapi juga menahan diri dari komentar yang nggak perlu, debat yang nggak penting, dan ngobrol yang ujung-ujungnya ghibah. Aku mulai membiasakan diri untuk pause sebelum ngomong, nanya ke diri sendiri: "Ini bermanfaat nggak?" Banyak konflik kecil yang ternyata bisa selesai hanya karena kita memilih diam. Diam juga bikin aku punya ruang untuk mikir jernih, bukan bereaksi karena emosi. Ibadah jadi hal kedua yang paling kerasa efeknya. Dulu, aku sering anggap ibadah sebagai rutinitas wajib saja. Tapi setelah coba lebih khusyuk, jaga wudhu, tambah doa-doa pendek, dan sesekali tahajud, ketenangan itu pelan-pelan datang. Bukan berarti masalah hilang, tapi hati lebih siap menghadapi. Ada rasa dekat dengan Allah yang bikin beban nggak terasa seberat dulu. Bahkan zikir singkat setelah selesai aktivitas, kayak "Alhamdulillah" atau "Hasbunallah", bisa bikin hati lebih tenang. Hal ketiga yang paling menantang adalah menjauh dari segala hal yang sia-sia. Di zaman sekarang, hal sia-sia itu bukan cuma nongkrong nggak jelas, tapi juga scroll media sosial tanpa tujuan, ikut drama yang nggak ada manfaat, atau ngurus hidup orang lain lebih banyak daripada ngurus diri sendiri. Aku mulai pelan-pelan ngurangi waktu online, pilih konten yang bikin tambah ilmu atau iman, dan nggak ragu unfollow akun yang cuma bikin hati panas atau iri. Saat aku coba praktik tiga hal ini secara konsisten, aku sadar kalau ketenangan itu bukan hadiah yang jatuh tiba-tiba, tapi buah dari kebiasaan kecil yang kita jaga tiap hari. Diam saat harus diam, mendekat lewat ibadah, dan berani bilang tidak pada hal yang sia-sia. Nasihat sederhana ini jadi pegangan ketika hari terasa berat. Kalau kamu lagi merasa capek dan gelisah, mungkin bisa mulai dari satu langkah dulu: perbanyak diam yang bermanfaat, lalu pelan-pelan tambah ibadah dan kurangi hal sia-sia dalam hidupmu.






















