... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali aku lihat atau baca kalimat "ketika air wudhu ketemu air baptis akan menjadi air mata", jujur aku sempat bingung juga: air ketemu air artinya apa sih sebenarnya? Tapi makin dipikir, kalimat itu kerasa dalam banget, apalagi kalau kita lagi sensitif atau lagi banyak masalah dalam hidup.
Buat aku pribadi, air wudhu itu identik dengan masa ketika aku dekat dengan suasana islami: suara azan, orang-orang yang lagi sholat, suasana masjid, dan momen-momen ketika aku belajar sabar. Sementara air baptis mengingatkanku pada suasana gereja, doa-doa yang pelan tapi menenangkan, lagu rohani, dan momen-momen saat aku diajak untuk memaafkan dan memulai hidup baru. Jadi ketika dua "air" ini ketemu dalam pikiranku dan perasaanku, rasanya kayak semua kenangan, luka, dan harapan bercampur jadi satu… dan keluarnya ya lewat air mata.
Menurutku, air ketemu air di sini bukan cuma soal dua agama, tapi juga bisa dimaknai sebagai pertemuan dua sisi dalam diri kita: masa lalu dan masa sekarang, kepercayaan lama dan pilihan baru, atau bahkan harapan dan kenyataan. Kadang, ketika kita mengingat masa lalu sambil melihat posisi kita sekarang, ada rasa sesak di dada. Bukan selalu karena menyesal, tapi lebih ke rasa campur aduk: syukur, sedih, lega, tapi juga takut.
Gambar close-up mata dengan air mata yang menetes itu mewakili perasaan yang susah dijelaskan pakai kata-kata. Air mata bisa muncul karena kita merasa bersalah, merasa jauh dari Tuhan, atau justru merasa sangat disayang sampai nggak tahu harus bereaksi bagaimana. Di titik itu, air wudhu dan air baptis seolah jadi simbol kalau di manapun dan bagaimanapun kita sekarang, kita tetap butuh dibersihkan, dikuatkan, dan dipeluk.
Kalimat "air ketemu air artinya apa" menurutku juga bisa jadi pengingat kalau perjalanan iman setiap orang itu unik. Ada yang lahir dan besar dalam satu keyakinan, ada yang mengalami pindah keyakinan, ada juga yang berada di tengah-tengah dan masih mencari. Semua proses itu wajar. Menangis pun wajar. Justru kadang dari air mata itu kita paling jujur sama diri sendiri dan sama Tuhan.
Kalau kamu pernah berada di posisi di mana air wudhu dan air baptis sama-sama punya makna dalam hidupmu, entah lewat keluarga, pasangan, atau perjalanan imanmu sendiri, mungkin kamu juga pernah merasakan "air ketemu air" di dalam hati. Dan ketika tidak ada kata-kata yang cukup, air mata jadi bahasa yang paling sederhana tapi paling nyata.
Jadi, buatku, arti ketika air ketemu air adalah momen ketika semua kenangan spiritual, luka batin, dan harapan masa depan bertemu di satu titik. Hasilnya bukan cuma kesedihan, tapi juga pelepasan. Dan kadang, dari situ justru kita mulai berani melangkah lagi, dengan hati yang sedikit lebih lega.