Semakin Tinggi SPF Makin Bagus? TERGANTUNG !!🙅‍♀️

Halo lemonades, Banyak yang mengira semakin tinggi SPF, semakin bagus juga untuk kulit. Tapi, apakah benar begitu? yuk kita bahas!

Jawabannya: TERGANTUNG!

🔍 Perbedaan Perlindungan UVB:

- SPF 30: Menyaring sekitar 97% sinar UVB. (300 atau ± 5 jam)

- SPF 50: Menyaring sekitar 98% sinar UVB. (300 atau ± 5 jam)

Perbedaan hanya 1% dalam perlindungan, namun SPF yang lebih tinggi seringkali memiliki formula yang lebih tebal dan berpotensi menyumbat pori-pori.

✨Plus Minus SPF 30 vs SPF 50

SPF 30:

✅Kelebihan:

- Lebih ringan dan nyaman di kulit.

- Lebih kecil kemungkinan menyumbat pori-pori.

- Cocok untuk kulit sensitif dan berjerawat.

❌Kekurangan:

- Perlindungan sedikit lebih rendah

- Perlu reapply lebih sering saat aktivitas di luar ruangan.

SPF 50:

✅Kelebihan:

- Perlindungan lebih tinggi terhadap sinar UVB.

- Baik untuk aktivitas luar ruangan yang intens.

❌ Kekurangan:

- Formulasi lebih tebal, berpotensi menyumbat pori-pori.

- Kurang cocok untuk kulit berminyak atau berjerawat.

🗣️Acne Prone Skin Hati2!

buat yang merasa gacocok pakai sunscreen dan bikin jerawat komedo tambah parah:

✅Pilih sunscreen dengan SPF rendah seperti SPF 30

→ Teksturnya biasanya lebih ringan & less greasy

✅Pastikan label “non-comedogenic” dan oil-free

✅Hindari yang mengandung alkohol tinggi, fragrance, atau silikon berat

🗣️Buat kamu yang punya flek hitam atau melasma

Jika kalian punya masalah ini justru harus menggunakan perlindungan lebih. Flek hitam & melasma sangat sensitif terhadap sinar UV, terutama UVA yang menembus lebih dalam ke kulit. gunakan:

- SPF 50 → biar kulit nggak makin gelap & sensitif

- PA++++ → untuk blokir UVA yang bikin pigmentasi makin parah

- Gunakan setiap pagi & reapply kalau banyak aktivitas luar ruangan

#edukasiskincare #SkincareTips #Sunscreen

2025/4/20 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku dulu termasuk tim: “pokoknya harus SPF setinggi mungkin, kalau bisa SPF 100 baru tenang”. Tapi setelah cobain berbagai sunscreen SPF rendah dan SPF tinggi, ternyata nggak sesimpel itu. Sekarang cara aku milih sunscreen jauh lebih nyesuain kondisi kulit dan aktivitas harian. 🔹 Kapan aku pakai sunscreen SPF rendah (SPF 30–35) Kalau aktivitas cuma di dalam ruangan, banyak di depan laptop, atau keluar sebentar aja, aku lebih nyaman pakai sunscreen SPF 30 atau SPF 35. Alasannya: - Tekstur biasanya lebih ringan dan cepat meresap. - Nggak gampang bikin whitecast atau dempul. - Lebih minim risiko menyumbat pori, penting banget buat yang acne prone. Kalau kamu punya kulit berminyak dan gampang jerawatan, sunscreen SPF rendah yang non-comedogenic, oil-free, dan tanpa fragrance agresif biasanya lebih aman. SPF 30 sudah menyaring sekitar 97% UVB, jadi selama rajin reapply tiap 2–3 jam, perlindungan masih oke untuk daily use. 🔹 Kapan aku pilih sunscreen SPF tinggi (SPF 45–50) SPF 45 atau SPF 50 aku simpan untuk hari-hari “ekstra”: - Banyak aktivitas di luar ruangan. - Sering kena matahari langsung (naik motor, olahraga outdoor, main di pantai). - Kulit lagi sensitif, ada flek hitam, atau melasma yang gampang tambah gelap. Di situ SPF tinggi memang lebih membantu, apalagi kalau dikombinasi dengan PA++++ buat proteksi UVA. Tapi aku perhatiin, banyak sunscreen SPF tinggi teksturnya lebih tebal dan kadang terasa greasy. Buat kulit berminyak, ini bisa memicu komedo kalau nggak dibersihin maksimal. 🔹 Lebih baik SPF 35 atau 50? Jawabannya balik lagi ke kebutuhan: - Kalau harian di kantor/kampus, jarang kena matahari langsung: SPF 30–35 udah cukup, yang penting reapply. - Kalau kamu punya masalah flek, melasma, atau sering berjemur matahari: SPF 50 lebih aman untuk jangka panjang. Yang sering dilupakan: semakin tinggi SPF bukan berarti kamu boleh malas reapply. Sunscreen tetap harus diulang, apalagi kalau keringetan atau abis cuci muka. 🔹 Tips pribadi biar sunscreen spf tinggi tetap nyaman - Cari formula yang tulisannya "lightweight" atau "gel cream" biar nggak terlalu berat. - Pastikan ada label non-comedogenic, terutama buat acne prone. - Kombinasikan dengan proteksi fisik: topi, payung, dan hindari matahari jam 10–14. Pada akhirnya, bukan soal SPF 35 atau 50 yang paling bagus, tapi mana yang paling cocok buat kulit kamu dan sesuai dengan lifestyle. Yang paling penting: kamu benar-benar pakai sunscreen setiap hari, bukan cuma disimpan di meja.

13 komentar

Gambar yulisesef
yulisesef

ka boleh ga sih double spf. misal pake day cream yg spf 35 PA+++ terus pakai ss spf 50 PA++++

Gambar Alyaa🐣
Alyaa🐣

Buat kulit oily bagusan yg spf nya berapa ya kak?

Lihat lainnya(1)