MasyaAllah
abaya pertama buatan aku, aku kasih nama 'blissom'
penggabungan dua kata, yaitu Bliss (bahasa Inggris: bahagia/ceria) + Blossom (mekar)
Sebagai seseorang yang baru saja memulai perjalanan dalam merancang abaya, memberikan nama pada karya pertama tentu menjadi momen yang spesial. 'Blissom' merupakan nama yang tidak hanya unik tapi juga sarat makna, menggabungkan kata Bahasa Inggris 'Bliss' yang berarti bahagia atau ceria dengan 'Blossom' yang berarti mekarnya bunga. Nama ini mengandung harapan agar pemakai abaya merasa bahagia serta mengalami pertumbuhan dan kemekaran dalam hidupnya. Dalam dunia fashion muslim, abaya merupakan pakaian yang tidak hanya berfungsi sebagai penutup aurat, tetapi juga sebagai ekspresi diri dan gaya personal. Dengan adanya sentuhan personal seperti pada 'Blissom', sebuah abaya bisa menjadi lebih dari sekadar pakaian; ia menjadi simbol kebahagiaan dan harapan. Pengalaman pribadi saya dalam mengenakan abaya dengan cerita di baliknya membuat saya merasa lebih percaya diri dan terhubung secara emosional dengan pakaian yang saya pakai. Hal ini menunjukan bahwa fashion tidak hanya tentang penampilan luar, melainkan juga bagaimana pakaian dapat menceritakan cerita dan nilai-nilai tertentu. Mengenal lebih jauh tentang istilah dalam dunia abaya seperti #abaya, #abayastyle, #khiban, #abayagirls, dan #abayafashion juga memperkaya wawasan tentang tren dan gaya yang ada. Mengikuti komunitas dan diskusi dengan tagar tersebut bisa menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan desain yang lebih baik dan sesuai dengan keinginan para pengguna abaya. Selain itu, mengunjungi tempat-tempat seperti Gire Coffee yang terlintas dalam pikiranku sebagai tempat santai bisa menjadi momen istimewa saat mengenakan abaya baru, menggabungkan kenyamanan dan gaya yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.






