Penyesalanku saat pertama merintis bisnis

Dulu aku pikir… kalau produkku sudah bagus, pelanggan pasti akan datang sendiri.

Aku terlalu nyaman dengan cara lama, terlalu percaya kalau “yang penting kualitas.”

Sampai akhirnya… aku mulai kalah pelan-pelan.

Desain produkku ketinggalan zaman, promosi monoton,

Sementara kompetitor terus update tren, ganti kemasan, dan aktif bikin konten yang menarik.

Penjualan turun. Pelanggan lama pelan-pelan hilang.

Baru aku sadar bukan mereka yang berubah, tapi aku yang kurang berkembang.

Kalau waktu bisa diulang, aku pengen lebih terbuka.

Belajar dari feedback, pantau tren, dan berani bereksperimen.

Karena dalam bisnis, diam itu sama aja dengan mundur.

Sekarang fokus belajar dari kesalahan, daripada kehilangan segalanya dan dimulai lagi dari nol itu berat ..

#TentangKehidupan #TipsLemon8 #bisnis

2025/11/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam memulai dan menjalankan bisnis, sangat penting untuk tidak hanya mengandalkan keunggulan produk saja, tapi juga membuka diri terhadap masukan dari pelanggan dan perubahan pasar. Aku pernah merasakan bagaimana produk berkualitas tapi kurang diperhatikan kemasan dan cara mempromosikan bisa membuat pelanggan lama pergi satu per satu. Dari pengalaman pribadi, menjaga kepercayaan pelanggan adalah kunci utama. Salah satu caranya adalah dengan transparan dalam transaksi jual beli, termasuk menjelaskan kekurangan produk jika ada. Ini membantu pelanggan merasa dihargai dan mengurangi risiko kekecewaan setelah membeli. Selain itu, aku mulai rutin memantau tren dan melakukan evaluasi produk serta strategi promosi. Percaya atau tidak, bereksperimen dengan ide baru dan mengikuti perkembangan pasar membuat bisnisku mulai mendapat cukup perhatian kembali. Ini termasuk mengganti desain kemasan yang lebih menarik dan membuat konten promosi yang lebih engaging serta relevan dengan kebutuhan pelanggan saat ini. Mengambil pelajaran dari penyesalan masa lalu memang berat, tapi dengan cara ini aku belajar untuk tidak diam di tempat. Justru dengan berani berubah dan terus berinovasi, bisnis bisa bertahan dan tumbuh, bahkan di tengah persaingan yang ketat. Jadi, jangan takut mengakui kekurangan dan gunakan itu sebagai bahan bakar untuk jadi lebih baik.

Cari ·
bisnis online shop

18 komentar

Gambar ASA
ASA

sama aku juga lagi baru terjun di dunia percetakan hihi

Lihat lainnya(7)
Gambar Tsalits Fz
Tsalits Fz

trend pertengahan 2026 ini apa kak?

Lihat lainnya(3)

Lihat komentar lainnya

Posting terkait

Gambar ini menampilkan beberapa kotak dessert berisi hidangan penutup krim putih dengan mutiara tapioka merah dan jeli merah muda, di atas koran. Terdapat teks "Kesalahanku Waktu Awal Jualan Makanan Online" dan logo Lemon8.
Gambar ini menampilkan poin pertama kesalahan dalam berjualan online: "Pilih Bahan - Bahan Sesuai Harga, Bukan Kualitas & Kuantitas", menjelaskan pentingnya riset bahan untuk kualitas produk yang lebih baik.
Gambar ini menunjukkan poin kedua kesalahan dalam berjualan online: "Tidak Menghitung Laba & Rugi", dengan penjelasan tentang pentingnya memperhitungkan HPP dan biaya produksi untuk mendapatkan penghasilan yang layak.
3 Kesalahanku Waktu Awal Jualan Makanan Online 🛍️
🍰 Dulu pas awal - awal jualan niatku hanya ingin mendapatkan penghasilan disela - sela nyari kerjaan tetap. Namun, makin kesini aku makin peduli sama jualanku dan menurutku ini bisa jadi bisnis yg menjanjikan. Pas awal - awal jualan produkku memang gk terlalu laku, masih banyak orang yg gk tau
Safira

Safira

307 suka

Gambar menunjukkan seorang wanita menutup telinga di depan lapak jualan makanan, dengan teks 'KESALAHAN aku si Gen Z Saat Awal buka Usaha Makanan'. Latar belakang adalah jalanan dengan tiang lampu tenaga surya.
Tumpukan wadah plastik berisi makanan dan minuman, serta beberapa bungkusan putih, dengan teks 'TERLALU BANYAK MENU JUALAN' yang menjelaskan kesulitan konsistensi rasa dan tenaga.
Lapak jualan makanan di atas motor dengan teks 'BURU BURU MENGIKUTI TREND', menjelaskan kerugian akibat mengikuti tren tanpa perencanaan matang. Latar belakang jalanan dan pepohonan.
Kesalahanku Awal Buka Usaha
haiiii.. aku share pengalamanku bikin kesalahan saat pertamakali buka usaha, yang menurutku saat itu bikin sedikit mental ku down.. cukup aku saja yang lakuin kesalahan ini.. kalian jangan yaa.. #Lemon8Club #Lemon8QnA #KerjaSampingan #KenanganMasaLalu #genz
Nunaa°❀⋆.ೃ࿔*:・

Nunaa°❀⋆.ೃ࿔*:・

37 suka

Kolase produk usaha kecil seperti gantungan kunci, pin, gelang, dan makanan kemasan, dengan judul '5 kesalahan umum memulai small business'.
Pin dan lencana di nampan kayu, dengan teks '1. Mulai tanpa tujuan jelas', menjelaskan mengikuti tren tanpa arah bisnis.
Makanan kemasan kecil dalam wadah plastik, dengan teks '2. Tanpa perhitungan jelas', menyoroti kesalahan tidak menghitung biaya detail.
5 Kesalahan Umum Memulai Small Business
Memulai small business itu seru, tapi banyak yang berhenti di tengah jalan bukan karena kurang pintar, melainkan karena salah langkah di awal. ✨ 5 kesalahan umum saat memulai small business: 1️⃣ Mulai tanpa tujuan yang jelas 2️⃣ Tidak menghitung biaya secara detail 3️⃣ Takut pasang harga yang
Lia - Flowgurumi

Lia - Flowgurumi

27 suka

Kesalahan Pemula Saat Mulai Bisnis Digital
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula saat mulai bisnis digital adalah ini: menunggu paham semuanya dulu. Aku juga pernah berada di fase itu. Setiap hari menonton konten tentang bisnis digital. Menyimpan postingan. Belajar teori. Tapi tetap saja tidak ada yang berubah.
Diary IRT Digital

Diary IRT Digital

2 suka

Tumpukan hijab berbagai warna yang sudah dikemas plastik, dengan teks yang menyatakan bahwa berjualan hijab mengajarkan kesabaran dan ketekunan.
Logo merek 'Selara HIJAB' dengan latar belakang merah, disertai teks yang menjelaskan pentingnya pertimbangan matang dalam memilih nama merek.
Berbagai contoh warna kain hijab yang diberi nama, menunjukkan pentingnya riset tren pasar sebelum meluncurkan produk agar diterima konsumen.
Pengalamanku pertama kali berbisnis hijab✨🥰
Kalo aku nggak jualan hijab aku nggak bakal tau kalo usaha kecil bisa bikin aku belajar sabar, tekun, dan terus berkembang 🌸 Ternyata jualan itu bukan cuma soal untung, tapi soal proses Setuju nggak kalo bisnis kecil bisa ngubah cara pandang kita? 💬 #SelaraHijab #Hijabpreneur #HijabJour
Rahma

Rahma

83 suka

Ga konsisten di oren tapi tetap cuan💸
Hi guys aku Riekeenn mau sedikit cerita pengalaman aku setahun kebelakang,dapet komisi segitu dari shopee. walaupun belum sebanyak teman teman yang lain aku tetap bersyukur banget ternyata masih ada harapan untuk berkembang disana.🥰 Bukan bermaksud pamer karena penghasilanku juga masih terbilang
Riekeenn

Riekeenn

34 suka

Gambar sebuah warung kelontong yang menjual berbagai macam makanan ringan dan kebutuhan sehari-hari, dengan judul besar 'KESALAHAN SAAT BUKA WARUNG' dan pertanyaan 'Apa itu Kalian ?' di atasnya.
Teks dengan latar belakang atap seng, menjelaskan kesalahan pertama: 'Nggak punya konsep yang jelas'. Dijelaskan pentingnya fokus pada satu jenis jualan agar branding kuat dan mudah diingat pembeli.
Teks dengan latar belakang atap seng, menjelaskan kesalahan kedua: 'Nggak ngatur modal dan harga'. Disoroti pentingnya menghitung semua pengeluaran agar jualan tetap untung meskipun harga bersaing.
KESALAHAN SAAT BUKA WARUNG
Hi sahabat 🍋!! Kadang semangat buka warung tuh kayak semangat pas awal diet, niat banget di awal, tapi salah langkah di tengah jalan 😂 Biar warung nggak cuma buka tapi juga laku keras, hindari 3 kesalahan ini ya, say 1. Nggak punya konsep. Hari ini jual gorengan, besok jual permen, lusa
Hilda Vegi

Hilda Vegi

220 suka

“Jujur aja…Masalah terbesar pemula bukan modal
“Jujur aja… Masalah terbesar pemula bukan modal. Tapi: GAK TAU JUAL APA. Akhirnya: ❌ Coba-coba produk → gak laku ❌ Ikut tren → telat ❌ Lihat orang lain cuan → makin bingung Padahal ada CARA RISET yang jelas. Di ebook ini kamu bakal belajar: ✔️ Cara milih produk yang punya potensi besar ✔️
WidiCuan.id

WidiCuan.id

0 suka

Introvert yang sedang merintis bisnis
#RealitaDewasa #MyJourney #SmallBusiness #smallbusinessowner #CariDuit
Devier Gallery

Devier Gallery

2 suka

Tampak depan toko kelontong "Mutiara Cell" dengan spanduk menawarkan isi pulsa, transfer, tarik tunai, top-up e-wallet, serta menjual beras, telur, gula, dan mie instan. Terdapat teks "Berawal Dari modal 2juta buat buka toko Kelontong".
Pemandangan interior toko kelontong yang rapi, menampilkan rak-rak penuh dengan berbagai makanan ringan dan kebutuhan sehari-hari. Seorang anak kecil berdiri di tengah toko.
Rak display berisi aneka makanan ringan kemasan, minuman, dan barang kebutuhan rumah tangga kecil. Seorang anak kecil terlihat tersenyum di sisi kiri gambar.
Berawal dari
Devia

Devia

10 suka

Tiga wanita muda berseragam sekolah berpose bersama, dengan teks yang menanyakan apakah ada yang mengalami banyak kegagalan setelah lulus SMA.
Seorang wanita muda mengenakan atasan merah muda dan stetoskop, dengan teks "Gagal jadi bidan" dan "JAGA KESEHATAN" di latar belakang.
Seorang wanita mengenakan masker sedang melakukan perawatan wajah pada orang lain, dengan teks "gagal jadi beautician" di atasnya.
Normalisasi kegagalan!🥹🫶🏻🤍
Gagal itu wajar kok! Tapi setelah itu kamu harus belajar, bangkit, jangan jatuh ke lubang yang sama! semangatttt yang saat ini lagi mengalami masa-masa sulit 🤍🤍🤍
OWNER NENEKMOYANG69

OWNER NENEKMOYANG69

78 suka

Gambar sampul dengan judul "PENYESALAN TERBESAR DI USIA 32 TAHUN" di latar belakang hijau cerah dengan awan putih, hati merah muda, bintang, dan panah kuning.
Teks "Menjaga kesehatan" dengan kutipan Hadis tentang nikmat kesehatan dan waktu luang, serta penyesalan tidak menjaga kesehatan dan pola hidup sehat.
Teks "Hubungan sosial dan memikirkan karir untuk masa depan" di latar belakang langit senja, berisi penyesalan tidak memilih pertemanan positif, komunikasi baik, dan memulai bisnis.
Penyesalan terbesardi usia 32 tahun
Hidup memang gak bisa diulang. Tapi Allah selalu buka pintu taubat. Jangan tunggu menyesal, mulai berubah dari sekarang mari kita saling mendoakan teman... #Seandainya #CurcolanHati #LifeBingo #islamicreminder #RuangAmanHijab @Lemon8_ID
santika

santika

0 suka

Dr. Tirta berbicara di depan umum, dengan teks yang mengulas perjalanannya dari jualan gorengan hingga bisnis sepatu bekas yang menghasilkan miliaran rupiah.
Dr. Tirta berpose di depan rak sepatu, menggambarkan kisahnya sebagai dokter dan influencer yang membangun kerajaan bisnis sepatu bekas setelah bangkrut.
Tumpukan gorengan yang renyah, melambangkan awal mula Dr. Tirta mengumpulkan Rp16 juta dari jualan gorengan untuk biaya pendidikan.
Ingin belajar bisnis yang menerapkan mindset sukses dan strategi para pengusaha? Ikuti kelas pelatihan bisnis online GRATIS kami! Klik link yang tertera di bio untuk mendaftar. Dapatkan penghasilan tambahan dengan modal minim dari rumah, dimulai dari satu langkah kecil hari ini.
reogsuryo

reogsuryo

0 suka

Lihat lainnya