TABUR TUAI ITU NYATA YA 🥲

Disclaimer: Jualan di CFD disini memang tdk ada aturan tertulis, tp di area selatan ada paguyubannya, kalau di area utara (tempar aku jualan) disini gak ada paguyuban. Tp para penjual disini saling menjaga satu sama lain apalagi kalau sudah biasa menempati lapak itu. Intinya saling menjaga tata krama.

Ini cara kami memulai jualan di cfd

Nah beberapa minggu ini tiba2 ada penjual es yg jualannya langsung tanpa bilang ke kanan dan kirinya. Akibatnya ada stand yg jadi sempit tempatnya. Kami diam aja asal gak terlalu memakan tempat. Kalau dilihat dari kaosnya, mereka sebenarnya sudah punya tempat di selatan, tp kenapa kok ngambil lapak orang? Yaudahlah kami diam aja.

Lalu kemarin Minggu, aku berencana gak jualan. Tp bbrp penjual didekatku ngabarin kalau tempatku mau digeser sama orang. Tapi aku tetep bilang ke temenku (penjual disampingku) untuk jagain lapak biar gak digeser.

Sampai sana aku baru tau kalau yg nyuruh geser2 tuh penjual es tadi. Huh sebel kali rasanya. Dia aja gak kami permasalahkan, kok asal mau geser lapak orang. Lagi-lagi aku ttp diam.

Gak tau kenapa tiba-tiba dia cekcok dg dishub. Awalnya dishub tanya baik-baik ke mas penjual es itu, malah masnya es nyolot "rame ae ta" (Ribut aja gimana?) Akhirnya dia ditegur dishub karena dia jg membuat lapak2 tergeser hingga mepet ke perempatan yg biasa dilalui kendaraan (bukan area CFD)

Denger2 dia harusnya pindah dari area itu krn bapak dishub sudah hafal siapa2 aja yg sudah lama jualan di area situ.

Berasa ngeliat langsung karma dibayar lunas 😭

Kalian kalau jd aku sebel jg gak sih?

#Lemon8Club #small business #KenanganMasaLalu #DiskusiYuk

2025/4/14 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDi dunia penjualan, menjaga hubungan baik dengan sesama pedagang adalah kunci kesuksesan. Dalam konteks ini, interaksi sosial menjadi penting, terutama dalam arena jual beli seperti CFD. Saling menjaga satu sama lain merupakan tradisi yang tidak tertulis, cinta masyarakat terhadap sesama penjual membantu menghindari konflik. Banyak pedagang yang menjalankan usaha tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga membangun komunitas di mana mereka saling mendukung. Pengalaman penjual es yang merusak tata krama ini mencerminkan bagaimana kesombongan bisa membawa pada masalah lebih lanjut. Ketika aturan tidak tertera, etika dan sopan santun seharusnya menjadi panduan. Tak jarang, ketidakpatuhan bisa berujung pada teguran dari petugas. Penjual yang bersikeras tanpa mempertimbangkan ruang gerak orang lain bisa mengganggu kenikmatan kawasan tersebut. Selain itu, mengambil alih lokasi orang lain tanpa izin bisa menimbulkan berbagai masalah, baik dari aspek keamanan maupun kenyamanan. Tidak jarang, lingkungan yang awalnya harmonis berubah menjadi tegang akibat tindakan sepihak. Pengalaman ini adalah pengingat pentingnya berjualan dengan etika dan menghormati hak orang lain. Sebuah pelajaran berharga bahwa dalam berjualan, kita tidak hanya menjual barang, tetapi juga menjual sikap dan tata krama.

43 komentar

Gambar ⋆˚ Sie_Ynt ˚⋆
⋆˚ Sie_Ynt ˚⋆

bukti nyata yg julid tak perlu dibalas julid.. biar dishub yang berbicara.. iya kan?

Lihat lainnya(1)
Gambar Ardnseva
Ardnseva

Ihh, baca ceritanya aja udah sebel. Tetep semangat ya kakk jualannya 🥺

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya