MANTAN UDAH BAHAGIA, KAMU MASIH SIBUK STALKING?
Woy, stop! Dengerin nih kata dokter! Mantan itu udah jadi bagian sejarah, kenapa masih kamu teliti terus? 😂 Kalau dokter Elvin aja sampai bingung, apalagi teman-temanmu! Hentikan kebiasaan stalking mantan yang bikin kamu nggak move on. Janji nggak bakal buka profil dia lagi? Komen "AKU FOKUS KE DIRI SENDIRI!" 👇 #GagalMoveOn #StalkingMantan #SelfLove #MentalHealth #PutusCinta
Melihat mantan yang sudah bahagia kadang memang sulit untuk kita terima, apalagi jika kita masih sibuk stalking profil media sosial mereka. Saya pun pernah mengalami masa sulit itu, di mana setiap hari tanpa sadar membuka profil lama demi mengintip kehidupan mantan. Rasanya seperti terjebak dalam lingkaran perasaan yang sama—marah, sedih, tidak terima—yang malah memperlambat proses move on saya. Dokter Elvin dan banyak ahli kesehatan mental sering menjelaskan bahwa kebiasaan stalking bisa memperpanjang fase denial dan depresi. Dalam proses berduka atas putus cinta, psikolog menyebut ada beberapa tahap yang harus dilalui: denial (penyangkalan), marah, bargaining (tawar-menawar), depresi, dan acceptance (penerimaan). Ketika kita terus mengulangi pola stalking, kita terjebak di tahap awal sehingga sulit melanjutkan ke tahap menerima kenyataan. Pengalaman pribadi yang paling membantu saya keluar dari kebiasaan tersebut adalah mulai membangun self-love dan mental health yang sehat. Alih-alih memfokuskan energi untuk mengintip kehidupan mantan, saya memilih mengisi waktu dengan aktivitas yang membahagiakan diri sendiri—mulai dari hobi, berkumpul dengan teman-teman, hingga menulis jurnal. Aktivitas ini membantu saya sadar bahwa kebahagiaan tidak tergantung pada orang lain, melainkan pada bagaimana saya mencintai dan merawat diri sendiri. Selain itu, penting juga untuk menerapkan batasan digital, seperti menghapus nama mantan dari daftar teman atau memblokir akun mereka agar tidak tergoda stalking. Saya tahu ini tidak mudah, tapi dengan konsistensi, kita akan terbiasa dan perlahan-lahan bisa menerima bahwa mantan memang sudah menjadi bagian sejarah. Jadi, kalau kamu masih sibuk stalking mantan sementara dia sudah bahagia dengan kehidupannya yang baru, mungkin sudah saatnya berhenti dan fokus untuk menciptakan kebahagiaan versi kamu sendiri. Jangan sampai kamu tersiksa sendiri dan lupa bahwa hidup ini harus terus berjalan maju. Yuk, mulai sekarang, komitmenlah untuk lebih mencintai diri sendiri dan stop kebiasaan stalking mantan!
































