Revenge
Kalau dengar kata "revenge" atau lihat drama berjudul *Revenge of Others*, jujur aku dulu selalu kebawa emosi. Rasanya pengin orang yang nyakitin kita hancur juga, biar mereka ngerasain sakit yang sama. Tapi lama-lama aku sadar, balas dendam itu capek banget, dan lebih sering nyakitin diri sendiri. Buat aku, arti "revenge of others" bukan cuma soal balas dendam secara fisik atau terang-terangan. Bisa juga dalam bentuk hal-hal kecil: ngomongin orang di belakang, sengaja ngejauh tanpa penjelasan, atau pamer keberhasilan cuma buat bikin dia sakit hati. Padahal, kalau dipikir lagi, waktu dan energi yang kita pakai buat mikirin balas dendam itu bisa dipakai buat memperbaiki diri sendiri. Tulisan di gambar "BALAS DENDAM ITU BUKAN TUGAS SAYA" benar-benar relate. Aku pernah di posisi disakiti, dikhianati, bahkan diremehkan. Dulu aku percaya kalau aku nggak balas, berarti aku lemah. Tapi ternyata kebalik. Nahan diri buat nggak balas itu justru bentuk kekuatan. "HUKUM ALAM ITU ADA" dan aku sudah beberapa kali lihat sendiri: orang yang dulu sempat bikin aku terluka, hidupnya suatu saat jadi kacau balau dengan sendirinya. Bukan karena aku yang ngapa-ngapain, tapi karena pilihan mereka sendiri. Kalimat yang paling ngena buat aku adalah: "DAN JIKA SAYA BERUNTUNG, TUHAN AKAN MENGIJINKAN SAYA UNTUK MELIHAT KEHANCURANNYA." Sekarang, aku nggak lagi nunggu-nunggu kehancuran orang. Kalau pun suatu hari aku lihat mereka kena konsekuensi, rasanya bukan lagi puas, tapi lebih ke: "Oh, ternyata memang ada balasan dari setiap perbuatan." Itu bikin aku makin hati-hati dalam memperlakukan orang lain. Buat kamu yang lagi cari arti "revenge of others" karena lagi sakit hati sama seseorang, aku cuma mau bilang: wajar banget kalau kamu marah dan pengin mereka ngerasain hal yang sama. Tapi jangan sampai hidupmu muter di situ terus. Balas dendam itu berat, karena kamu harus bawa beban emosi tiap hari. Lepasin pelan-pelan. Fokus ke diri sendiri: upgrade skill, jaga kesehatan mental, dan berkumpul sama orang yang tulus. Percaya saja, orang yang membuatmu terluka akan ketemu sendiri dengan konsekuensi hidupnya. Tugasmu bukan menghancurkan mereka, tapi menyelamatkan dirimu sendiri dari kebencian. Kadang, revenge terbaik adalah saat kamu bisa bahagia, tenang, dan nggak lagi ke-trigger setiap kali ingat mereka.





































