Menumpuk pekerjaan

Kebiasaan yang masih sulit untuk aku rubah yaitu menumpuk pekerjaan.

Aku seorang working Mom yg kadang capek juga kalo tiap hari harus nyicil cuci+setrika tapi kalo udh ditumpuk kaya gini malah makin sulit juga huhuu. Kadang malas buat memulai nya karna udh capek diawal dengan kerjaan sebanyak itu.

Mau cuci baju ataupun setrika baju sama2 hal yg bikin malas.

Weekend yg harusnya quality time bisa tidur siang+ main sama anak malah jd sibuk beresin pekerjaan rumah yg kadang nggk ada abisnya.

#MyJourney

5/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang working mom, aku sangat memahami bagaimana rasanya menumpuk pekerjaan rumah bisa menjadi beban yang berat. Dari pengalaman pribadi, aku menyadari bahwa menunda mencuci dan menyetrika justru membuat pekerjaan menjadi semakin menumpuk dan terasa lebih melelahkan. Salah satu cara yang membantu aku adalah dengan membagi pekerjaan menjadi bagian-bagian kecil yang bisa diselesaikan setiap hari, misalnya mencuci sedikit pakaian setiap hari daripada menimbun semua sekaligus di akhir pekan. Selain itu, aku juga mencoba memanfaatkan alat-alat yang dapat mengurangi waktu kerja seperti hair curler Miyako Cool Body yang disebutkan, yang membuat proses merapikan diri jadi lebih cepat, sehingga aku punya lebih banyak waktu untuk pekerjaan rumah. Selain mengatur waktu dan memecah pekerjaan, aku juga belajar untuk meminta bantuan keluarga, terutama suami dan anak, agar pekerjaan rumah tidak selalu menjadi beban sendiri. Dengan begitu, weekend tetap bisa digunakan untuk quality time, bermain dan istirahat, bukan hanya sibuk membereskan tumpukan pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya. Membiasakan diri memulai pekerjaan rumah lebih awal dan rutin juga membantu mengurangi rasa malas. Ketika pekerjaan tidak terasa menumpuk, motivasi untuk melakukan pekerjaan rumah juga semakin meningkat. Semoga pengalaman ini bisa menjadi inspirasi dan solusi bagi para working mom lain yang juga berjuang mengatasi menumpuknya pekerjaan rumah.

Cari ·
work drama