Sejarah Mimbar Nabi Muhammad Saw.

Sebuah mimbar sederhana dari kayu, tapi kisahnya penuh makna dan pelajaran.

Dari tangisan batang kurma, hingga 3 anak tangga yang menjadi saksi bagaimana Rasulullah Saw menyampaikan risalah Islam dengan penuh kesabaran dan ketawadhu’an.

Semoga kita termasuk orang-orang yang menjaga adab di majelis ilmu dan khutbah,

sebagaimana Rasulullah Saw mengajarkan.

Save & Share postingan ini, agar semakin banyak yang tau sejarah mimbar Rasulullah Saw. #pengetahuanislam #sejarahislam #belajaragama #fyplemon8 #fypage

2025/8/4 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMimbar Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekadar tempat berdiri untuk menyampaikan khutbah. Dari kisah yang pernah saya dengar dan pelajari, mimbar tersebut awalnya dibuat dari 3 anak tangga kayu sederhana yang dirancang agar Rasulullah mudah terlihat oleh para jamaah saat menyampaikan risalah Islam. Sebelumnya, Rasulullah mengajar dari batang pohon kurma yang kemudian dikisahkan menangis karena rindu kepada beliau. Hal ini menunjukkan betapa dalam dan bermaknanya hubungan antara Rasulullah dan alam sekitarnya. Selain fungsinya sebagai sarana dakwah, mimbar itu juga mengajarkan kita tentang pentingnya kesederhanaan dan ketawadhu’an dalam menyampaikan pesan kebaikan. Cerita bahwa mimbar dibuat oleh seorang sahabiyah bernama Tamim Ad-Dari radhiyallahu 'anha menunjukkan keterlibatan para sahabat dan sahabiyat dalam mendukung perjuangan Islam. Setelah wafatnya Rasulullah SAW, mimbar tersebut masih dipakai oleh para khalifah sebagai tempat menyampaikan khutbah yang penuh dengan adab dan penghormatan. Hal ini menginspirasi saya untuk lebih menghargai tradisi dan adab dalam majelis ilmu serta mengingat bahwa sarana yang sederhana bisa menjadi saksi sejarah penting dalam penyebaran Islam. Bagi yang ingin mengenal lebih dalam tentang mimbar Rasulullah, jangan lupa membagikan cerita ini agar semakin banyak yang mengetahui nilai spiritual dan historis di balik mimbar yang sederhana namun luar biasa ini.