KAMU BOLEH BERTAHAN,
TAPI JANGAN LUPA RAWAT DIRIMU JUGA.
ini menurut versi ku☺️
#lemon8irtcommunity #lemon8inspiration #lemon8ku #lemonclub #AdaYangSama Jakarta
Aku pernah ada di fase di mana rasanya selalu mengorbankan diri untuk orang lain itu wajar, bahkan kayak kewajiban. Kalau ada yang ngajak pergi, minta bantuan, atau butuh ditemani, otomatis aku iyain. Lama-lama aku sadar: aku capek, tapi nggak tahu capeknya karena lagi bertumbuh, atau cuma karena terus bertahan sendirian. Dari situ aku mulai belajar bahwa bertahan itu pilihan, bukan kewajiban. Kamu boleh kok bertahan dalam hubungan, situasi, atau pertemanan yang sulit, tapi jangan sampai mengorbankan batasmu demi dipertahankan. Batas itu penting, karena di sanalah kamu bisa tetap utuh. Aku juga sadar ternyata aku butuh ruang. Ruang untuk dengar suara hatiku sendiri, bukan cuma suara orang lain. Kadang kita terlalu sibuk ngejar pengakuan, takut ditinggal, atau takut dibilang jahat kalau nolak, sampai lupa nanya ke diri sendiri: "Sebenarnya aku mau apa?" Memberi diri sendiri ruang bisa sesederhana berhenti sejenak dari chat, menunda jawab ajakan pergi orang yang belum kamu kenal, atau istirahat dari hubungan yang bikin kamu terus overthinking. Soal diajak pergi sama orang yang belum kamu kenal dekat, aku sekarang lebih hati-hati. Dulu aku gampang luluh, merasa nggak enak kalau nolak. Sekarang aku tanya dulu ke diri sendiri: aku nyaman nggak? aman nggak? butuh ditemani nggak? Kalau hatiku bilang belum siap, aku izinkan diriku bilang tidak. Menjaga diri bukan berarti kamu sombong, tapi kamu sedang merawat dirimu seperti kamu merawat hubungan itu. Kalau kamu merasa "aku tersesat menuju hatimu", mungkin sebenarnya kamu sedang kehilangan arah menuju dirimu sendiri. Coba evaluasi rasa capekmu: ini capek karena proses bertumbuh bareng, saling jaga dan saling dukung? Atau capek karena kamu yang selalu mengalah, selalu paham, selalu mengorbankan diri sendirian? Dua capek ini rasanya beda banget. Yang pelan-pelan aku pelajari: kamu boleh bertahan, asal kamu tetap utuh. Kalau situasi itu bikin kamu harus hancur pelan-pelan, mungkin saatnya kasih ruang buat dirimu bernapas. Kamu tetap berharga, bahkan ketika kamu memutuskan untuk menjaga dirimu duluan. Dan nggak apa-apa kalau langkahmu sekarang masih kecil—yang penting arahnya kembali ke hatimu sendiri.







#entahlah,bagaimana AQ bisa merawat diri, sedangkan AQ kurang bergairah saat ini tanpa ada dorongan orng lain, bukan AQ mikirin orng lain ,terkadang semangat juga bukan keluar dari diriku bisa juga harus ada teguran orng lain yg bisa peduli denganku🍋🍋