Naik bus M-Trans dari Solo ke Bali cuma 300rb an✨
Halo travel bestie🫶🏻
Ini sedikit kisahku saat pulang ke Bali dari short trip ku ke Solo. Sebelumnya aku juga pernah bikin konten serupa dengan PO Bus Gunung Harta dan POV dari Bali ke Solo.
Kali ini aku nyobain PO Bus M-Trans untuk menemani perjalananku dari Bali ke Solo dan sebaliknya.
Kalau ada hal-hal yang ingin ditanyakan, bisa banget tulis di kolom komentar ya😉
Waktu pertama kali coba bus M-Trans rute Solo–Bali, aku juga sempat bingung soal tipe bus, harga tiket, dan gimana kenyamanannya buat perjalanan jauh hampir 19 jam. Jadi kali ini aku rangkum versi pengalamanku biar kamu punya gambaran lebih jelas sebelum booking. 📍 Rute & durasi perjalanan Aku naik dari Agen Bogowonto di Jl. Dr. Setiabudi, Solo, lalu turun di Bali. Total perjalanan kurang lebih 19 jam, tapi bisa molor kalau macet atau ada penundaan di jalan. Buat kamu yang penasaran “Solo ke Bali naik bus berapa jam?”, siapin mental dan badan buat sekitar 18–20 jam di jalan ya. 🪑 Pilihan kelas: Eksekutif vs Sleeper Di M-Trans ada dua yang paling sering dicari: - **Bus M-Trans Eksekutif**: kursinya 2–2, warna merah-hitam, dapat bantal dan selimut. Yang aku suka, dia ada **double leg rest**, jadi kaki bisa selonjoran dan nggak gampang pegal. - **Bus Sleeper M-Trans**: ini modelnya kayak kapsul, posisi hampir tiduran. Cocok banget buat yang susah duduk lama. Kalau kamu tipe orang yang gampang pegel, boleh pertimbangkan sleeper bus. 💸 Perkiraan harga tiket Waktu aku jalan, kisaran harganya: - Eksekutif sekitar **Rp 300.000–370.000** (di overlay tertulis Rp 370.000) - Sleeper sekitar **Rp 600.000-an** Harga bisa berubah tergantung musim, hari libur, dan beli di mana. Saran dari aku, cek langsung ke agen resmi atau CS M-Trans, karena kadang ada beda harga antara loket, agen, dan online. 🚌 Interior & kenyamanan Interior **mtrans eksekutif** menurutku cukup bersih dan masih terasa terawat. Kursi bisa direbahkan, ada leg rest ganda, plus bantal dan selimut yang cukup nyaman buat tidur. Pendingin (AC) juga lumayan dingin, jadi kalau kamu gampang kedinginan, better bawa jaket tipis. 🍜 Fasilitas makan & snack Di perjalanan, bus berhenti di **RM Titin** untuk makan. Sistemnya prasmanan, jadi kamu bisa ambil sendiri sesuai selera. Selain itu di dalam bus juga ada beberapa snack dan minuman, seperti **Pocari Sweat, Pop Mie, Mr.P, sampai ayam goreng Burger King** di fotoku. Fasilitas ini ngebantu banget kalau kamu lapar tapi malas turun. 📌 Tips pribadi kalau mau naik bus M-Trans Solo–Bali - **Pilih kursi di tengah** kalau kamu gampang mabuk, karena goncangan cenderung lebih stabil. - Siapkan **neck pillow, earphone, dan masker mata** supaya bisa tidur lebih nyenyak selama perjalanan panjang. - Datang lebih awal ke agen supaya bisa cek barang di bagasi dan nggak terburu-buru. - Kalau kamu pengin cobain **mtrans sleeper bus interior**, tanya ke agen dulu tipe armada yang berangkat di jam yang kamu mau, karena nggak semua jam pakai sleeper. Buat kamu yang lagi cari alternatif selain pesawat untuk rute Solo–Bali atau Bali–Solo, menurutku **bus M-Trans** ini cukup worth it, apalagi kalau kamu suka road trip dan nggak keberatan duduk lama. Kalau ada yang mau kamu tanyain soal pengalaman di dalam bus, posisi duduk yang enak, atau perbandingan dengan PO lain, tulis aja di kolom komentar, nanti coba aku jawab dari sudut pandang penumpang biasa, bukan iklan ya.






