"Dosa" Miss V yang Sering Nggak Disadari! 🚫
Hola Lemoners 🍋
Hayo, siapa yang masih ngerasa udah bersih tapi area kewanitaan sering bermasalah? 🙋♀️
Kadang kita niatnya mau ngerawat, tapi malah "mendzalimi" diri sendiri tanpa sadar. Di konten ini, aku mau bongkar kebiasaan yang dianggap normal padahal itu "dosa" besar buat organ intim kita. 🛑
Jujurly, lewat event #ReviewJujur ini aku mau kasih tau kalau vagina kita sebenernya nggak butuh banyak ritual ribet. Kadang yang paling simpel justru yang paling bener secara medis. Aku udah buktiin sendiri, dan rasanya beda banget sejak stop ngelakuin hal-hal di atas! ✨
Buat para istri, yuk lebih peka sama sinyal dari area bawah. Jangan sampai nyesel belakangan cuma karena salah arah atau salah pilih bahan.
Dari 5 poin di slide, mana nih yang diam-diam masih sering kamu lakuin? Ngaku di kolom komentar yuk! 👇
Dalam pengalaman saya, menjaga kebersihan area kewanitaan itu memang penting, tetapi kadang kita melakukan hal-hal yang justru merusak keseimbangannya tanpa sadar. Misalnya, saya dulu sering pakai pantyliner setiap hari untuk rasa tetap kering. Tapi setelah baca tentang risiko lembap dan jamur, saya mulai batasi hanya saat spotting saja. Hasilnya, kulit terasa lebih nyaman dan bebas iritasi. Ternyata, pH di area Miss V memang harus lebih asam, jadi pakai sabun mandi biasa yang pH-nya basa malah mengganggu flora normal. Saya coba beralih hanya cuci dengan air mengalir dan sabun khusus, dan benar, rasa gatal dan bau tak sedap jauh berkurang. Kebiasaan membilas dari depan ke belakang juga saya terapkan supaya bakteri dari anus tidak masuk ke saluran kencing. Selain itu, mengganti pakaian dalam setelah olahraga adalah hal yang dulu suka saya tunda, karena saya terasa repot. Tapi setelah tau keringat dan bakteri bisa berkembang biak, saya selalu bawa pakaian dalam cadangan dan ganti segera setelah olahraga. Saya juga pilih bahan katun yang mudah menyerap keringat sehingga nggak cepat lembap. Tentang scrub atau eksfoliasi, saya dulu pikir membersihkan hingga ke dalam bisa bikin lebih bersih. Namun, Miss V itu organ yang bisa membersihkan diri sendiri lewat keputihan normal, jadi saya hanya membersihkan bagian luar dengan air bersih, tanpa menggosok berlebihan. Kuncinya menurut saya adalah kesederhanaan dan konsistensi. Tidak perlu produk mahal atau banyak ritual, cukup rutin dan benar dalam merawat, pilih bahan pakaian yang tepat, serta paham kebutuhan alami area intim kita. Jadi, mulai sekarang mari lebih sayang dan peka dengan sinyal dari Miss V agar tetap sehat dan nyaman setiap hari!








Iya. Dulu aku suka pake sabun untuk miss v terutama setiap selesai mens tp sejak punya ana kedua udah gak lagi. Cukup dengan air ajah. Aku juga suka ganti cd klo udah kelamaan pake. Selalu standby cd di tas. Selain pembalut. Aku mah ga suka pake panty lebih suka ganti cd aja walau yaah cuciannya lebih banyak sih.