𝙢𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙤𝙧𝙚

𝙖𝙠𝙪 𝙥𝙖𝙣𝙖𝙨𝙞𝙣 𝙗𝙪𝙗𝙪𝙧 𝙗𝙖𝙮𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙡𝙞 𝙥𝙖𝙜𝙞..

𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙘𝙤𝙗𝙖𝙞𝙣 𝙪𝙙𝙝 𝙖𝙨𝙚𝙢.. 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙡𝙢 𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠 𝙢𝙪𝙡𝙪𝙩 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙠𝙪😭

#Lemon8 #irtbercerita #bayi6bulan #iburumahrangga #lemon8indonesia

4/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang ibu, saya pernah mengalami situasi yang sama ketika memanaskan bubur bayi di sore hari. Awalnya saya juga membeli bubur di pagi hari dan ingin memberikannya kembali siang atau sore, tapi takut buburnya menjadi asam dan tidak enak atau bahkan membahayakan kesehatan bayi. Saya menyadari pentingnya menyimpan bubur bayi dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga. Pertama, segera simpan bubur dalam wadah kedap udara dan masukkan ke dalam kulkas setelah selesai dibuat atau dibeli. Saat akan dipanaskan ulang, saya pastikan bubur dipanaskan hingga benar-benar panas merata, namun tidak sampai terlalu lama agar nutrisi tidak banyak hilang. Sering kali bubur bayi yang sudah disimpan lama akan terasa asam jika tidak disimpan dengan baik atau dipanaskan secara tidak tepat. Untuk menghindari rasa asam ini, saya mencoba memanaskan bubur dengan cara mengukus atau memanaskan di atas panci dengan api kecil sambil diaduk perlahan. Hal ini membantu menjaga tekstur dan rasa bubur tetap enak. Saya juga belajar untuk tidak menyimpan bubur terlalu lama, maksimal 24 jam saja di kulkas agar tetap aman untuk bayi. Jika bubur sudah terlihat berubah aroma atau berasa asam, sebaiknya dibuang saja untuk menghindari risiko gangguan pencernaan. Dengan pengalaman ini, saya berharap para ibu bisa lebih tenang dan percaya diri saat menyiapkan makanan bayi, terutama saat harus memanaskan ulang bubur yang dibeli atau dibuat di pagi hari. Menjaga kebersihan wadah penyimpanan dan memperhatikan cara pemanasan sangat penting agar makanan bayi tidak berubah rasa dan tetap bernutrisi.