Kisah Cinta Di Dermaga : Setuju atau Nggak ?

Hallo Buibu Lemo 🍋

Pasti kalian tau kan berita ini ? kisah cinta 2 sejoli yang sempat viral beberapa hari lalu.

Seorang perempuan yang gak rela dintinggal kekasih nya merantau, tiba-tiba muncul di tengah hiruk pikuk para penumpang dan banyak orang.

Kapal yang harusnya siap berangkat harus tertunda sekitar 25 menit, demi memberikan kesempatan pada 2 sejoli ini.

Ada yang bilang ini gila, ada yang bilang roamantis, yang komen lebay juga banyak. Ini termasuk bucin kah ?

Tanggapan kalian gimana ? Setuju atau malah menyayangkan ?

#ValentineQnA #PernahBucin #Lemon8Relationship #Lemon8IRT

2025/2/13 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur waktu pertama kali lihat berita tentang kisah cinta di Dermaga Madjene ini, aku tuh campur aduk. Di satu sisi ikut kebawa baper karena lihat perempuan berhijab itu nangis kejer, jelas banget dia nggak rela ditinggal kekasihnya merantau. Di sisi lain, aku juga mikir soal penumpang lain dan keberangkatan kapal yang tertunda hampir setengah jam. Kalau dipikir-pikir, fenomena kayak gini tuh cerminan betapa kuatnya pengaruh rasa sayang dan takut kehilangan. Banyak yang bilang, “Ih ini bucin banget sih,” apalagi ada teks overlay di gambar yang nulis, "Ini Bucin Kah?". Padahal, kalau ditarik ke pengalaman pribadi, banyak dari kita pasti pernah ada di fase bucin, cuma bentuknya aja yang beda-beda. Ada yang bucin diam-diam, rela lembur ngumpulin uang buat kado, ada yang bucin tiap hari antar-jemput meski rumahnya jauh, ada juga yang bucin dengan nurutin semua kemauan pasangan. Bedanya, kali ini kejadian di ruang publik, di dermaga, disaksikan banyak orang, sampai jadi berita viral. Makanya pro-kontra nggak bisa dihindari. Dari sisi romantis, momen di dermaga ini mungkin bakal jadi cerita seumur hidup buat mereka. Mereka pernah menahan kapal, melawan waktu, cuma buat saling menguatkan sebelum perpisahan. Buat sebagian orang, ini manis banget, kayak adegan drama Korea yang tiba-tiba jadi nyata di Dermaga Madjene. Tapi dari sisi logis, kita juga nggak bisa menutup mata. Penumpang lain mungkin ada yang dikejar waktu, ada yang bawa anak kecil, ada yang lagi sakit, atau ada yang punya urusan penting di kota tujuan. Ketika jadwal kapal tertunda karena urusan pribadi dua orang, wajar kalau banyak yang merasa terganggu dan menyayangkan kejadian itu. Menurutku, kuncinya ada di batas. Bucin itu manusiawi, selama nggak merugikan diri sendiri dan orang lain. Ungkapin rasa sayang boleh banget, bahkan penting, tapi tetap perlu mikirin konteks dan tempat. Moment perpisahan bisa kok dibuat khidmat dan menyentuh tanpa harus mengganggu hajat hidup orang banyak. Selain itu, kita juga perlu ingat kalau di balik video viral ada manusia beneran dengan perasaan, keluarga, dan masa depan. Kadang netizen keburu ngecap negatif tanpa tahu latar belakang cerita mereka. Mungkin mereka belum siap LDR, mungkin ada masalah keluarga, atau mungkin ini momen pertemuan terakhir sebelum si laki-laki merantau jauh. Kalau kamu sendiri gimana? Lebih condong melihat kisah di dermaga ini sebagai bentuk cinta yang tulus dan spontan, atau merasa ini contoh bucin yang sudah kelewatan batas karena sampai menunda keberangkatan kapal? Coba share versi cerita dan pengalaman bucinmu juga, biar kita bisa lihat fenomena kayak gini dari berbagai sudut, bukan cuma dari kacamata viral semata.

33 komentar

Gambar masnoni
masnoni

hayoo siapa yg sm bucin nya..maklum ..kn kita pernah jg mudaa..he he he...

Gambar Ira
Ira

ya ampun yauda ikut weh sama pacarnya ya kak hahah diliatin satu kapal jgn2😂

Lihat komentar lainnya