Ini Sayang atau Abusif ? Banyak IRT Gak Sadar !!
Hallo Buibu Lemo 🍋
Balik lagi di konten random IRT 30++ beranak satu 🤗
Pernah kah buibu mengalami tanda-tanda yang aku sebutkan.
❤️ Hubungan sehat = saling menghargai, bukan saling mengontrol.
✅ Sayang: Melindungi, menghargai, mendukung
❌ Abusif: Mengontrol, merendahkan, menakut-nakuti
#LifeBingo #CurcolanIRT #RealitaDiRumah #lemon8relationahip #lemon8irt
Dulu aku juga sering bingung, sebenarnya sayang artinya apa sih dalam sebuah hubungan? Karena di budaya kita, banyak perilaku yang dibilang "aku tuh sayang sama kamu" padahal kalau dipikir ulang, rasanya kok nggak nyaman, ya. Buatku pribadi, sayang artinya bikin kita merasa aman, dihargai, dan jadi versi terbaik dari diri sendiri. Kalau tiap hari rasanya cemas, takut salah, atau ngerasa nggak berharga, itu lebih dekat ke hubungan abusif daripada sayang yang sehat. Contohnya: - Dia bilang, "Aku nggak bolehin kamu kerja, soalnya sayang. Di rumah aja, urus aku." Kalau keinginan kita selalu dipotong dan kita nggak punya suara, ini bisa jadi bentuk kontrol finansial. - "Kamu chat aku tiap jam, ya. Biar aku tahu kamu di mana. Kan aku sayang." Kedengarannya perhatian, tapi kalau sampai kayak diawasi, dimarahin kalau telat balas, atau dicurigai terus, itu udah masuk ke kontrol sosial. Banyak ibu rumah tangga (IRT) nggak sadar karena: 1. Dari kecil udah diajarin untuk nurut dan mengalah. 2. Lingkungan sering bilang, "Namanya juga istri, sabar aja. Dia gitu karena sayang." 3. Takut dicap durhaka atau nggak tahu harus minta bantuan ke siapa. Pelan-pelan, aku belajar bedain: - Sayang yang sehat: pasangan mau diajak ngobrol, bisa kompromi, kalau kita nggak nyaman dia mau dengerin. Dia nggak merasa lebih tinggi dan nggak ngerendahin kita di depan orang lain. - Sayang yang abusif: kita sering disalahkan, dibilang lebay, dikatain bodoh, gendut, nggak berguna. Kadang diselipin bercanda, tapi hati kita sakit. Tanda lain yang sering dibungkus kata sayang: - Dilarang main sama teman atau keluarga dengan alasan "takut kamu kebawa pergaulan". - Dicek HP terus, semua password harus dikasih, padahal bukan karena transparan, tapi karena curiga berlebihan. - Diatur sampai hal kecil: baju yang dipakai, jam tidur, bahkan cara ngomong. Kalau kamu mulai ngerasa: - Kok aku nggak jadi diri sendiri, ya? - Kok aku takut cerita apa adanya? - Kok aku sering nangis sendirian, tapi ke orang lain bilang "kami baik-baik saja"? Boleh banget ambil jeda dan jujur ke diri sendiri. Kamu boleh kok bilang, "Kalimat itu bikin aku nggak nyaman," atau "Aku merasa nggak dihargai kalau kamu melakukan itu." Kalau pasangan benar-benar sayang, dia mungkin kaget atau defensif di awal, tapi akan coba dengerin dan berubah. Tapi kalau setiap kali kamu ngomong dia balik nyalahin kamu, bilang kamu lebay, atau makin mengontrol, itu red flag yang perlu diwaspadai. Yang sering bantu aku: - Cerita ke teman yang bisa dipercaya, bukan yang cuma nyuruh "ya sudahlah sabar". - Cari konten edukasi tentang hubungan sehat dan red flag, jadi lebih paham mana yang wajar dan mana yang abusif. - Kalau memungkinkan, konsultasi ke profesional (psikolog/ konselor), biar ada sudut pandang netral. Intinya, sayang artinya bukan bikin kamu menciut, tapi bertumbuh. Sayang bukan alasan untuk menyakiti, mengontrol, atau merendahkan. Kamu tetap pantas diperlakukan dengan hormat, meskipun kamu "hanya" seorang IRT di rumah.




Kalo tanda-tanda itu ada sesekali misalnya dalam konflik termasuk abusif gak kak?