Voting Lomba Tumpeng, Kalian Pilih Yang Mana ?
Balik lagi di konten random IRT 30++ beranak satu 🤗
Jadi minggu lalu disekolah anakku mengadakan lomba tumpeng untuk para wali murid. Kita terbagi jadi 3 kelompok, masing kelompok sekitar 17-18 orang.
Hadiahnya lumayan loh,
Juara 1 Rp. 2 jt
Juara 2 Rp. 1,5 jt
Juara 3 Rp. 1 jt
Karena cuma ada 3 kelompok, otomatis semua bakal dapet hadiah kan.
Syarat nya udah pasti ori bikinan sendiri dengan budget 500 rb.
Kalau kalian suruh pilih, mau pilih nomor berapa ??
oiya, penasaran gak mana yang juara 1 😁
Tulis di komen ya ...... 😉
#LifeBingo #WargaIndonesia #CurcolanWanita #lemon8irt #lombatumpeng
Sebagai wali murid, jujur aku baru sadar kalau dekorasi meja tumpeng itu ngaruh banget ke penilaian juri. Bukan cuma soal rasa dan bentuk tumpengnya, tapi penataan meja lomba tumpeng dan dekorasi sekelilingnya bisa bikin tampilan makin "wow" di mata juri dan tamu. Waktu lomba kemarin, tiap kelompok punya style beda-beda. Ada yang fokus ke tema merah putih, ada yang main warna-warna cerah, ada juga yang lebih tradisional dengan kain batik dan anyaman bambu. Dari situ aku belajar beberapa hal soal dekorasi meja tumpeng yang bisa dipakai kalau teman-teman mau ikut lomba atau bikin acara di rumah. Pertama, pilih alas meja yang rapi dan sesuai tema. Di lomba kemarin ada yang pakai kain merah putih, ada yang pakai taplak motif etnik. Kain polos merah atau putih itu aman dan gampang dicocokin sama hiasan lain. Kalau mau lebih niat, kain batik atau tenun juga cakep banget buat nge-highlight nuansa tradisional. Kedua, perhatikan penataan posisi tumpeng dan lauk pauk. Tumpeng biasanya jadi pusat perhatian, jadi letakkan di tengah meja dengan alas piring atau tampah yang kokoh. Lauk pauk seperti ayam bakar, udang, sayur, telur, dan sambal bisa ditata melingkar atau berbaris rapi. Pakai wadah daun pisang itu bikin tampilannya lebih natural dan wangi, sekaligus kelihatan tradisional. Di lomba kemarin, yang rapih dan seimbang penataannya kelihatan langsung mencolok. Ketiga, jangan lupa elemen dekoratif kecil tapi berdampak. Misalnya mini bendera Indonesia di beberapa sudut, potongan buah yang diukir, bunga segar di pinggiran tampah, atau tulisan kecil seperti "Mana pilihanmu?" untuk bikin orang tertarik lihat lebih dekat. Hal-hal detail seperti ini bikin meja tumpeng nggak kelihatan kosong. Keempat, pikirkan tinggi-rendah dekorasi. Kalau semua item tingginya sama, meja terlihat flat. Coba tambahin level: tumpeng di atas tampah agak tinggi, minuman atau snack di rak kecil, sementara lauk lainnya di tingkat lebih rendah. Di lomba kemarin, meja yang punya variasi tinggi kelihatan lebih dinamis di foto. Terakhir, sesuaikan dekorasi dengan budget. Waktu lomba, kami juga dibatasi budget, jadi banyak yang akalin pakai barang seadanya: toples kaca buat taruh kerupuk, daun dari halaman buat dekor, piring dan nampan dari rumah, plus kain lama yang masih layak pakai. Jadi nggak harus mahal, yang penting kreatif dan niat. Kalau teman-teman mau ikutan lomba tumpeng di sekolah atau kampung, bisa mulai dari konsep dulu: mau tema merah putih, tradisional, atau colorful. Habis itu baru mikir dekorasi meja tumpeng dan penataan meja lomba tumpeng yang sesuai tema. Pengalamanku, yang paling kerasa itu kerja sama tim dan rasa puas lihat meja tumpeng berdiri cantik setelah kita begadang siapin bareng-bareng.





aku pilih tumpeng tiga KA ..rapih baget