... Baca selengkapnyaSebagai IRT yang baru belajar keuangan, aku dulu sering dengar istilah "masa itu emas" dari orang tua, tapi baru kerasa banget maknanya sekarang. Dulu kupikir itu cuma pepatah soal jangan buang-buang waktu. Ternyata, setelah kenal investasi emas, aku jadi sadar kalau waktu dan emas tuh mirip: kalau dibiarkan lewat begitu aja, kita yang rugi.
Waktu pertama kali lihat harga emas Galeri 24 naik terus, jujur aku panik. Di kepala tuh isinya: "Mahal banget, kalau beli sekarang rugi nggak ya?" Sampai aku sadar, daripada nunggu harga balik seperti dulu (yang jelas belum tentu terjadi), lebih realistis kalau aku fokus ke jangka panjang. Konsep yang kupakai: emas itu bukan buat kaya mendadak, tapi buat jaga nilai uang 5–10 tahun ke depan.
Sekarang, tiap lihat harga emas naik, aku coba balik cara pandang. Bukan lagi mikir, "Aduh, telat", tapi, "Oke, berarti ke depan kemungkinan nilainya juga tetap cenderung naik." Sama kayak tanah, kan jarang banget harganya balik murah seperti dulu. Dari situ aku mulai bikin aturan ke diri sendiri: beli emas sedikit-sedikit, rutin, bukan sekali beli besar karena ikut-ikutan orang.
Supaya nggak FOMO, aku juga tentuin tujuan jelas. Misalnya: emas ini untuk dana pendidikan anak 10 tahun lagi, atau buat dana darurat keluarga. Dengan punya tujuan, aku jadi nggak gampang tergoda jual-beli sering hanya karena lihat harga harian naik turun. Kalau pas harga lagi naik banget, aku ingat lagi: fokusku maraton, bukan lari sprint.
Soal takut rugi, aku juga sempat bandingin: kalau uangnya cuma disimpan tunai, pelan-pelan terkikis inflasi. Sementara kalau dialihkan ke emas batangan, minimal nilainya ikut naik seiring waktu. Memang nggak instan, tapi buat IRT sepertiku, punya beberapa gram emas yang pelan-pelan terkumpul rasanya jauh lebih tenang dibanding cuma pegang uang cash.
Jadi, buat buibu yang masih mikir, "Masa itu emas, tapi emasnya kok makin mahal?", mungkin bisa dicoba trik yang sama: manfaatkan waktunya dengan mulai dari jumlah kecil, konsisten, dan jangan kebawa FOMO. Pelan-pelan aja, yang penting jalan. Nanti beberapa tahun ke depan, buibu bisa lihat sendiri bedanya antara waktu yang dibiarkan lewat begitu saja dan waktu yang diisi dengan nabung emas sedikit demi sedikit.
Lihat komentar lainnya