Balik lagi di konten random IRT 30++ beranak satu 🤗
Pertama kali Ranap kaget dapet fasilitas yang bagus menurutku, padahal aku pakai BPJS kelas 3. Tapi ruangannya MasyaAllah... udah lebih dari cukup.
Pasien nyaman, yang jaga juga tenang. Walaupun kadang berasa sepi karena yang jaga cuma boleh 1 orang. Tapi point plus nya, pasien bisa banyak istirahat tanpa berisik.
Dari beberapa rumah sakit yang aku datengin, ini sih paling rekomended. RS Favorit pokoknya, tapi sebagus apapun kalau suruh milih mending tidur dirumah, jangan balik-balik lagi kesini.
Ada yang punya pengalaman sama rawat inap rumah sakit juga ?
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali masuk ruang rawat inap BPJS kelas 3, jujur aku kirain bakal seadanya banget. Tapi ternyata beda jauh dari bayanganku. Kamarnya lega, ranjang pasiennya nyaman, dan semua alat di samping ranjang berfungsi normal. Walaupun kelas 3, rasanya bukan kayak kamar "murahan" sama sekali.
Biasanya satu ruang diisi dua pasien, dipisah pakai tirai biru jadi tetap ada rasa privasi. Untuk yang suka khawatir soal kebersihan, di sini petugas kebersihan datang dua kali sehari, lantai dipel, tempat sampah dibuang rutin, dan kamar mandi juga diperhatikan. Kamar mandi dalam jadi nilai plus banget menurutku, nggak perlu jauh-jauh jalan pas lagi lemas. Airnya bersih, bisa pilih air panas atau dingin, dan kloset serta wastafel selalu kelihatan terawat.
Soal fasilitas, di kamarku ada AC yang dinginnya pas, nggak terlalu menusuk tapi juga nggak bikin gerah. Ada dispenser air minum di luar ruangan yang bisa ambil air biasa, panas, atau dingin. Ini ngebantu banget buat bikin teh, kopi, atau sekadar isi botol minum jaga-jaga di samping ranjang. Perlengkapan mandi standar juga disiapkan, kayak handuk kecil dan washlap.
Bagian yang sering bikin orang penasaran adalah makanannya. Di sini makanannya rutin diantar 3x sehari plus kadang ada buah. Menunya ganti-ganti: pernah dapat bubur, nasi dengan sayur, lauk pauk, dan kadang lauknya lumayan enak buat ukuran makanan rumah sakit. Kalau pasien punya pantangan tertentu, sebaiknya disampaikan ke perawat supaya bisa disesuaikan.
Untuk yang jaga pasien, aturannya cuma boleh satu orang. Di satu sisi memang jadi terasa sepi, tapi justru itu yang bikin pasien bisa banyak istirahat tanpa keributan. Biasanya penjaga gelar karpet atau kasur tipis di lantai dekat ranjang pasien. Lampu bisa diredupkan malam hari, jadi suasananya tenang banget. Dari jendela kamarku, malam-malam bisa lihat pemandangan lampu kota, lumayan menghibur di tengah rasa bosan dirawat.
Buat teman-teman yang pegang BPJS kelas 3 dan lagi kepikiran, "Kalau sampai harus rawat inap, gimana ya kamarnya?" menurut pengalamanku, selama rumah sakitnya kerja sama baik dengan BPJS, fasilitas ruang rawat inap kelas 3 itu sudah lebih dari cukup. Yang penting, sebelum dirawat, pastikan kepesertaan BPJS aktif, bawa kartu BPJS dan KTP, serta ikuti alur rujukan yang benar supaya proses administrasinya lancar.
Intinya, jangan terlalu takut dulu soal kamar dan fasilitas hanya karena labelnya kelas 3. Pengalamanku sendiri, pasien tetap bisa dapat kamar yang layak, bersih, tenang, dengan fasilitas yang memadai untuk proses penyembuhan. Kalau kamu pernah rawat inap BPJS kelas 3 juga, boleh banget share, siapa tahu tiap rumah sakit punya "rasa" yang beda-beda.
Lihat komentar lainnya