Tribhuwana Tunggadewi (bernama asli Dyah Gitarja) adalah penguasa ketiga Kerajaan Majapahit yang memerintah dari tahun 1328 hingga 1350. Sebagai putri Raden Wijaya dan Gayatri, ia merupakan tokoh perempuan pertama yang memimpin Majapahit dan dikenal berjasa besar karena berhasil menaklukkan Nusantara melalui Sumpah Palapa Patih Gajah Mada. 🥰👑
Sebagai seseorang yang menggemari sejarah Nusantara, saya merasa sangat terinspirasi oleh kisah Tribhuwana Tunggadewi. Tidak banyak pemimpin perempuan di masa itu yang mampu memimpin kerajaan besar seperti Majapahit dengan keberanian dan ketegasan. Dalam perjalanan saya belajar, saya menemukan bahwa Tribhuwana memegang peranan penting bukan hanya sebagai penguasa, tetapi juga sebagai sosok yang menyiapkan jalan bagi kejayaan Majapahit yang akan datang. Misalnya, pengangkatannya terhadap Gajah Mada sebagai Mahapatih pada tahun 1336 adalah momentum penting dalam sejarah Nusantara. Sumpah Palapa yang diucapkan Gajah Mada di hadapannya menunjukkan tekad kuat untuk menyatukan berbagai wilayah di bawah panji Majapahit. Ini bukan keputusan yang mudah, mengingat kondisi kerajaan saat itu sedang ada konflik dan pemberontakan, tetapi Tribhuwana menghadapi semua itu dengan tegas dan bijaksana. Saya juga terkesan dengan cara Tribhuwana mengelola situasi politik dan menjaga stabilitas kerajaan selama masa pemerintahannya. Pengetahuannya sebagai putri Raden Wijaya dan pengalaman mengurus kerajaan membantunya meredam keraguan dari pihak-pihak yang meragukan kemampuannya sebagai pemimpin wanita. Ini menjadi pelajaran penting tentang kepemimpinan yang tidak hanya dinikmati oleh pemimpin itu sendiri, namun yang menyiapkan landasan bagi kebesaran generasi berikutnya. Dari perspektif saya, cerita tentang Tribhuwana Tunggadewi memberikan pesan kuat mengenai pentingnya keberanian, visi, dan ketegasan dalam memimpin. Sejarahnya yang penuh dengan tantangan dan keberhasilan membuat saya semakin menghargai betapa besar pengaruh yang diperankan perempuan dalam pembentukan kejayaan kerajaan Majapahit dan Nusantara secara keseluruhan. Kalau kamu juga tertarik dengan sejarah atau mencari inspirasi kepemimpinan, kisah Tribhuwana Tunggadewi bisa jadi bahan refleksi yang sangat berharga.







