Ga nyangka Grainsly udah mencapai 1 juta Slim Toast sold. Bisa sampai dititik ini panjang banget perjalanannya. Pokoknya kalian harus dengerin cerita minly tentang perjalanan Grainsly yang udah dicapai selama ini👆
Jangan lupa nontonnya sambil nyemil yaa. Popcorn? Bukan. Nyemil Slim Toast dong🥪
Jujur, sebelum nyobain pertama kali aku juga kepo banget sama harga Slim Toast Grainsly dan menu-menunya. Soalnya sering lihat di sosmed, dari pop up booth, sampai collab sama banyak influencer, bahkan katanya Mama Gigi dan Rachel Vennya juga udah pernah cobain. Jadi biar kalian nggak sepenasaran aku dulu, aku rangkumin pengalaman dan info yang biasanya aku cari sebelum beli. Untuk harga Slim Toast Grainsly, kisarannya masih ramah kantong kalau dibandingin sama toast kekinian lain. Biasanya tiap cabang bisa beda sedikit, tapi umumnya per menu Slim Toast ada di rentang puluhan ribu (nggak sampai yang mahal banget). Jadi kalau kamu lagi nyari camilan yang lebih “guilt free” tapi tetap kenyang, menurutku masih worth it. Menu Grainsly sendiri cukup beragam. Ada varian asin dan manis, jadi gampang disesuaikan selera: - Menu asin: biasanya ada yang tipe "Mentai Hotchick" (ayam + saus mentai yang creamy dan gurih), ada juga varian dengan topping ayam pedas atau smoked beef, cocok buat kamu yang suka savory. - Menu manis: ada yang lebih ke arah dessert toast, pakai topping buah, coklat, atau selai, jadi pas buat teman kopi atau teh sore. - Ada juga menu yang pakai roti gandum/roti lebih tinggi serat, cocok buat yang lagi coba hidup lebih sehat tapi masih mau ngemil enak. Kalau kamu tipe yang pengin lihat dulu detail menu dan harga per item, biasanya aku cari "grainsly menu pdf" di internet atau langsung cek highlight/menu di akun resmi mereka. Di beberapa platform, mereka juga suka upload menu lengkap dengan harga, jadi bisa kamu screenshot dan simpan biar gampang kalau mau order lagi. Soal rasa, dari sekian banyak toast yang pernah aku cobain, Slim Toast ini kerasa lebih ringan tapi tetap bikin kenyang. Rotinya tipis, bagian luar agak crispy, dalamnya lembut. Topping kayak Mentai Hotchick menurutku juara, apalagi kalau dimakan pas masih hangat. Kalau kamu suka sesuatu yang lebih segar, varian buah atau yang ada label "collagen" bisa jadi pilihan, kayak seri slayberry collagen yang sering muncul di review. Buat yang penasaran, "lebih terkenal mana" antara Grainsly dan brand toast lain, menurut pengalaman pribadi, Grainsly kuat banget di image healthy toast dan kolaborasi. Mereka sering collab sama figur publik dan chef, cabang juga sudah mulai banyak, dari Jakarta, Bekasi, sampai beberapa kota lain. Jadi wajar kalau banyak yang request dibuka di Bogor, Jogja, Solo, Palembang, bahkan sampai Batam dan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Tips dariku kalau mau coba pertama kali: 1. Cek dulu cabang terdekat di kota kamu, supaya tahu estimasi harga di sana. 2. Lihat rekomendasi menu best seller di review orang lain, biasanya mentai, ayam pedas, atau varian manis favorit. 3. Pesan untuk dimakan langsung kalau bisa, karena tekstur toast-nya paling enak saat masih hangat. Semoga sharing ini bisa jadi panduan awal kamu yang lagi cari info harga Slim Toast Grainsly, menu, dan kira-kira mau cobain varian apa dulu. Kalau kamu punya menu favorit lain dari Grainsly, boleh banget share juga biar yang lain punya referensi tambahannya.








































