Rating buku yang aku baca 🙌 (Part 2)
Ini dia bacaan yang berhasil aku selesaikan di 6 bulan pertama di tahun ini.
Buku-buku ini, ada yg dibeli dari beberapa tahun lalu, bahkan ada yang sudah 11 tahun lalu aku beli dan aku re-read.
Selama enam bulan terakhir, saya kembali menenggelamkan diri dalam berbagai jenis bacaan yang sudah lama saya miliki, bahkan ada yang sudah saya beli sejak 11 tahun lalu. Mengulang kembali kisah-kisah favorit terutama novel-novel yang berlatar cerita detektif dan mata-mata seperti "Eiffel, Tolong!" memberikan pengalaman baru yang tak kalah seru dibanding baca pertama kali. Buku-buku seperti "Eiffel, Tolong!", "From Paris to Eternity", dan "Races of Love" membawa saya ke dalam dunia Fay, seorang gadis SMA yang menjalani misi rahasia menjadi mata-mata di Paris. Kisahnya seru dengan kombinasi ketegangan dan roman yang pas, menambah kedalaman emosi cerita. Tak hanya novel dewasa, saya juga menikmati kembali komik "Namaku Miiko!" yang sudah menemani masa kecil, menghantarkan nostalgia lewat cerita ringan dan karakter yang menggemaskan. Membaca ulang komik ini membuat saya menyadari betapa pentingnya bacaan yang menghibur sebagai selingan dari bacaan serius. Ada juga pengalaman menarik membaca "Teki Anéh" karya Seol Jaein yang dengan alur cerita absurd dan ganjil memberikan sensasi unik. Buku ini mengajarkan saya untuk menerima ketidakteraturan dalam kehidupan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Terakhir, novel "Metropop GWP" dengan tema keluarga dan kehidupan setelah menikah membuka perspektif baru. Membaca ulang novel ini sekarang dengan latar belakang hidup yang berbeda, yakni sudah berkeluarga, membuat saya lebih bisa memahami konflik dan pesan yang ingin disampaikan. Setiap buku yang saya baca di paruh pertama tahun ini memberikan pengalaman unik dan pelajaran hidup yang berbeda. Membaca ulang juga membuka kemungkinan untuk menangkap detail-detail baru yang terlewat sebelumnya. Saya sangat merekomendasikan untuk tidak segan membaca ulang karya favorit karena setiap waktu dan situasi dapat memberikan pemaknaan yang berbeda terhadap cerita yang sama.










