Matius 9:35
Matius 9:35
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; la mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Matius 4:23
Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; la mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.
Matius 11:1
Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah la dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka.
Matius 24:14
Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."
Selamat hari Minggu! Biasanya kalau hari Minggu, aku suka ambil waktu lebih tenang buat merenungkan ayat-ayat seperti Matius 9:35 ini. Di ayat itu kita lihat Yesus berkeliling ke semua kota dan desa, mengajar, memberitakan Injil Kerajaan Sorga, dan melenyapkan segala penyakit serta kelemahan. Buatku, ini bukan cuma cerita masa lalu, tapi gambaran karakter Tuhan yang penuh belas kasihan. Kadang hidup terasa gelap, seperti pemandangan hitam putih yang kita lihat di cermin. Masa depan kelihatan samar, banyak "noda" masalah dan pergumulan, apalagi ketika kita sedang sakit, lemah, atau kecewa. Tapi melalui ayat ini aku diingatkan: Tuhan punya rencana yang baik, masa depan yang penuh harapan, walaupun yang kelihatan di depan mata belum indah. Injil Kerajaan itu bukan cuma tentang nanti di surga, tapi juga tentang bagaimana Dia hadir di tengah keseharian kita sekarang. Di hari Minggu, saat banyak orang pergi ke gereja, aku merasa ayat-ayat seperti Matius 4:23 dan 11:1 mengajak kita untuk bukan hanya duduk pasif, tapi benar-benar membuka hati. Yesus bukan hanya mengajar di rumah-rumah ibadat, Ia juga menjamah kelemahan dan penyakit di antara bangsa itu. Artinya, saat kita datang kepada-Nya dengan segala beban—baik fisik, mental, maupun rohani—Dia peduli dan sanggup bekerja. Matius 24:14 berbicara tentang Injil Kerajaan yang akan diberitakan ke seluruh dunia sebelum kesudahannya tiba. Di era sekarang, kita bisa melihat ayat ini makin nyata, bahkan lewat media sosial dan konten sederhana seperti ini. Kadang aku merasa kecil dan bertanya-tanya, "Apa yang bisa aku lakukan buat Tuhan?" Tapi lalu aku tersadar, membagikan renungan singkat di hari Minggu, mengucapkan "selamat hari Minggu" dengan sungguh-sungguh, dan mendoakan teman-teman yang membaca, itu pun bisa jadi bagian kecil dari menyebarkan kabar baik. Kalau hari Minggu ini kamu merasa lelah atau masa depan tampak seram seperti tema Halloween—penuh bayangan dan hal-hal yang menakutkan—coba berhenti sejenak dan lihat lagi ke firman. Yesus yang sama yang berkeliling Galilea dan menghapus penyakit serta kelemahan itu, masih sama hari ini. Kita boleh datang apa adanya, dengan tangan yang mungkin terasa "berdarah" oleh luka masa lalu, dan percaya bahwa Dia sanggup memulihkan. Semoga renungan singkat ini bisa menemani harimu. Selamat hari Minggu, kiranya Injil Kerajaan Sorga menguatkanmu, memberi arah, dan meneguhkan bahwa Tuhan tetap pegang kendali, apa pun yang sedang kamu hadapi sekarang.
