Bukan cuma gue aja, tapi temen gue @Awtasia juga diserang netizen, kena tuduh juga karena namanya sama, Tasya wkwk
Jujur gue sampe filter comment, nama pelaku gue hide supaya gak muncul, karena gue GAMAU IKUT CAMPUR & TERLIBAT.
Tapi gue akan lurusin sedikit masalah yg lagi heboh ini karena udah banyak yg salah paham.
Gue, awtasia dan Pelaku memang pernah kerja di coorporate yg sama dan profesi yg sama. Kita sempat berteman baik, tapi udah gak kontakan lagi semenjak dia di CUT sama coorporate karena banyak pertimbangan (salah satunya karena problematik).
Gue juga sempet ikut arisan sama Pelaku, 2x. Dua-duanya bermasalah, yg terakhir puncak masalahnya, jadi suatu hari giliran gue dapet arisan dan dia susah banget dihubungi, gue nagih baik-baik di pagi, siang sama sore. Akhirnya di TF sih.. tapi gak full sesuai perjanjian, trus gue di BLOCK dari WA dan semua sosmednya. Dari situ gue udah gatau lagi dia dimana, dia ngapain, dia kaya gimana, dan gue juga gak peduli / nyari tau tentang dia. Gue ikhlasin juga uang arisan gue yg harusnya dibayar full sesuai aturan.
Setelah lama gak ada kabar apapun, tiba-tiba fyp mulu berita dia bawa kabur duit & iphone, korbannya pun udah banyak. Tapi jujur gue gak kaget sih HAHA, karena…. Yaa gitu deh gue gabisa cerita banyak disini.
Semoga masalah ini cepet kelar, korban-korban juga bisa dapat jalan keluar dan Pelaku bisa mempertanggung jawabkan semua kekacauan ini.
Fyi, gue dan awtasia mahh masih bestie yaa
Awas aja lu netizen masih pada nyerang kita berdua :(
Sebagai seseorang yang pernah mengalami situasi terkait arisan online yang bermasalah, saya ingin berbagi pengalaman agar lebih berhati-hati dengan siapa kita berurusan, terutama dalam arisan yang nilainya besar seperti 70 juta rupiah. Menurut saya, sindiran untuk penipu arisan bisa menjadi bentuk peringatan agar orang lain tidak mengalami hal yang sama. Saya sendiri pernah merasakan pentingnya menyaring teman arisan dengan benar supaya tidak berakhir dengan korban penipuan atau kehilangan kepercayaan. Dalam kasus saya, pelaku bahkan sampai memblokir kontak dan menghilang, padahal sudah seharusnya bertanggung jawab atas uang yang dijanjikan. Berkaca dari pengalaman itu, saya merekomendasikan agar sebelum bergabung dengan arisan apapun, pastikan telah mengenal betul pihak penyelenggara dan menetapkan aturan main yang jelas. Jangan takut untuk menuntut keadilan jika sudah merasa dirugikan. Selain itu, bagi yang sedang mengalami masalah serupa, penting juga untuk tetap tenang dan tidak langsung menyalahkan orang yang salah karena nama yang sama, supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman seperti yang saya alami dengan teman saya @Awtasia. Terakhir, saya berharap para korban penipuan arisan bisa mendapatkan solusi yang memuaskan dan pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Semoga pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar lebih waspada dan bijak dalam memilih komunitas arisan maupun kerja sama lainnya.


























