Padahal pas kecil minta gendong mulu skrg dah abg ga mau di peluk bntr doang🙄
Menghadapi perubahan sikap anak ketika memasuki masa remaja memang tidak mudah. Saya sendiri pernah mengalami saat anak saya yang dulunya sangat manja dan selalu ingin digendong, tiba-tiba mulai menjauh dan enggan menunjukkan kasih sayang fisik seperti dipeluk. Hal ini sebenarnya bagian dari proses perkembangan psikologis mereka yang mulai ingin lebih mandiri dan menemukan identitas diri. Dalam pengalaman saya, kunci utama adalah menerima perubahan ini dengan penuh pengertian dan tidak memaksakan kehendak. Menghormati ruang pribadi mereka sangat penting agar mereka merasa dihargai. Saya mencoba tetap menunjukkan kasih sayang melalui cara lain, seperti mendengarkan cerita mereka, berbagi waktu berkualitas bersama tanpa harus melibatkan kontak fisik yang mereka tidak nyaman. Selain itu, penting juga untuk tetap menyediakan support emosional yang konsisten. Ketika mereka merasa aman dan nyaman, mereka akan lebih terbuka juga untuk menerima pelukan di waktu yang tepat. Ingat, setiap anak punya ritme dan cara berbeda dalam mengekspresikan kasih sayang. Jangan ragu untuk bertanya dan komunikasi terbuka sangat membantu agar ikatan antara orang tua dan anak tetap kuat, meskipun tidak selalu lewat pelukan fisik. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa menghargai perubahan sikap anak dan memberikan mereka kebebasan memilih merupakan bentuk cinta yang sesungguhnya. Dengan begitu, hubungan orang tua dan anak tetap hangat dan harmonis walaupun mereka semakin menginjak masa remaja.







