Replying to @urlove🧜🏻‍♀️N.A💗 Dulu aku pernah dengar,

“Kalau ingin menjadi guru yang baik, jadilah guru yang dulu waktu kecil kita harapkan ada.”

Mungkin dulu aku gak sempat merasakan serunya menonton wayang, mendengar cerita dongeng, atau melihat imajinasi keluar dari sebuah panggung kecil.

Jadi hari ini, aku mencoba membuatnya untuk anak anak muridku 🤍

Dengan kardus seadanya, yang aku kreasikan lalu aku membawakan cerita Goldilocks and The Three Bears, aku berharap anak-anak bisa mengingat ceritanya… dan juga mengingat perasaan hangat saat duduk bersama, tertawa, dan ikut berimajinasi.

Karena masa kecil sering kali tidak mengingat detail pelajarannya.

Tapi mereka mengingat bagaimana rasanya berada di sana”

Tiny cardboard theatre supremacy

#k#kindergartenminiteater

5/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMembuat mini teater dari kardus bekas untuk anak-anak ternyata memberikan pengalaman belajar yang sangat menyenangkan dan berkesan. Selain menghemat biaya, proses kreatif ini juga mengajarkan anak tentang nilai daur ulang dan ketekunan dalam menciptakan sesuatu dari barang sederhana. Saya dulu pernah mencoba membuat panggung cerita serupa bersama anak-anak di lingkungan sekitar. Dengan alat dan bahan yang sederhana seperti kardus bekas, kain flanel, dan beberapa cat warna, kami bisa menciptakan tirai mini yang menarik. Proses memotong, melubangi, dan menata pola menjadi bagian dari pembelajaran yang melibatkan motorik halus anak. Salah satu hal yang paling menyenangkan adalah melihat bagaimana anak-anak benar-benar antusias mengikuti cerita yang dibawakan secara langsung, berbeda dengan hanya membaca buku atau menonton layar. Mereka bisa ikut berimajinasi dan merasakan kehangatan kebersamaan saat duduk bersama menonton mini teater tersebut. Menurut pengalaman saya, membuat mini teater seperti ini juga bisa menstimulasi kemampuan bercerita dan kreativitas anak. Mereka bisa diajak untuk ikut serta dalam pembuatan karakter atau bahkan mementaskan cerita, sehingga belajar sambil bermain menjadi lebih efektif. Selain itu, pendampingan guru atau orang tua di sini sangat penting supaya anak-anak dapat memahami nilai moral dari cerita dan merasakan momen kebersamaan yang menyenangkan. Mini teater kardus seperti ini juga bisa menjadi kegiatan rutin yang mempererat hubungan antara guru, anak, dan orang tua. Secara keseluruhan, prakarya ini bukan hanya soal membuat panggung kecil, tapi juga membangun memori indah di masa kecil yang kelak akan selalu diingat oleh anak-anak. Bahkan, kegiatan ini sekaligus mengajarkan pentingnya memanfaatkan kreativitas dalam belajar dan kehidupan sehari-hari.