Tipe 3, Desain Denah R. Kontrakan 3 Petak, 3x12m²

Tipe 3, Desain Denah Rumah Kontrakan 3 Petak, denah Ukuran 3x12 m².

Ini pilihan Desain terakhir yah, untuk tipe kontrakan 3 Petak nya.

Dengan banyak area sirkulasi udaranya, semoga rumah kontrakan ini membuat kita nyaman dan betah yah.

Terdiri dari ruangan :

- Teras / Garasi

- Ruangan Multifungsi ( Ruang Keluarga dan Ruang Tamu.

- Kamar Utama, berada di tengah.

- Ruang Service Area :

Dapur dan Kamar mandi

- Ruang Laundry, di belakang, dengan bukaan atas untuk sirkulasi udara, dan juga bisa jadi rembesan hujan yg turun dari lubang sirkulasi akan membuat area di dalam nya semakin syahdu dan adem.

Gimana neh, semoga sukak, yah dengan desain nya ini. Karena, aku pun sukak banget dengan desain nya neh.. 😍

next, mau buat tipe rumah kontrakan yg seperti apa? komentar yah..

Terimakasih

Love and Hug...

2025/10/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu mulai mikirin desain kontrakan 3 petak ukuran 3x12 m ini, hal pertama yang aku cek itu luas bangunan dan luas tanahnya dulu. Dengan ukuran 3x12 m per petak, berarti tiap unit kurang lebih punya luas lantai sekitar 36 m². Kalau kontrakan 3 petak disusun sejajar, total luas lantai bangunan semuanya bisa sekitar 108 m² (belum termasuk sisa ruang di depan atau belakang kalau tanahnya lebih panjang atau lebih lebar). Banyak yang nanya, "kontrakan 3 petak berapa meter sih idealnya?" Menurutku, ukuran 3x12 m per petak itu udah cukup nyaman buat tempat tinggal sederhana. Dengan layout yang pas, isi kontrakan 3 petak masih bisa muat teras/garasi motor, ruang multifungsi (ruang tamu + ruang keluarga), 1 kamar utama, dapur, kamar mandi, dan sedikit area laundry di belakang. Kuncinya di tata ruang dan sirkulasi udara. Soal tata ruang, aku pribadi suka konsep interior yang simple dan 2D layout yang jelas. Jadi sebelum eksekusi, aku biasanya gambar dulu denah 2D di kertas atau aplikasi, termasuk posisi pintu, jendela, dan bukaan atas. Bagian laundry di belakang dengan bukaan atas ini pengaruh banget ke kenyamanan, karena sirkulasi udara dan cahaya alami bisa masuk, bikin ruangan nggak pengap. Bonusnya, kalau hujan turun lewat lubang sirkulasi, suasananya malah berasa syahdu dan adem. Kalau ngomongin luas lantai bangunan tempat tinggal kontrakan 3 petak, jangan lupa juga pertimbangin area sirkulasi di depan dan belakang. Misal tanahnya 4x15 m per petak, berarti masih ada lebih sisa untuk taman kecil, area jemur, atau jalur servis. Luas tanah kontrakan 3 petak ini nanti ngaruh ke biaya konstruksi, karena makin luas lantai bangunan, makin banyak material seperti dinding, atap, dan finishing interior–exterior yang dibutuhkan. Dari sisi desain, aku cenderung pilih gaya minimalis untuk kontrakan 3 petak. Eksterior sederhana, tapi rapi, misalnya fasad dengan garis-garis tegas dan warna netral. Interior juga cukup pakai finishing yang mudah dibersihkan dan tahan lama. Karena ini bangunan sewaan, desainnya harus awet dan nggak terlalu ribet perawatannya. Tips dari aku kalau kamu lagi nyusun layout kontrakan 3 petak: 1. Tentukan dulu ukuran pasti tanah dan luas rumah per petak (misal 3x10 m, 3x12 m, atau 3x15 m), lalu hitung kebutuhan ruang. 2. Pastikan tiap petak punya bukaan jendela yang cukup, minimal di depan dan belakang. 3. Gunakan ruangan multifungsi supaya luas lantai terasa lebih lega. 4. Pisahkan area basah (dapur, kamar mandi, laundry) di bagian belakang supaya interior depan tetap kering dan rapi. Semoga sharing pengalaman hitung luas dan desain kontrakan 3 petak ini bisa bantu kamu yang lagi cari referensi gambar dan denah. Kalau kamu punya ukuran tanah beda, tulis aja di komentar versi ukuranmu, seru juga kalau kita sama-sama utak-atik layout-nya.