... Baca selengkapnyaAda satu kutipan yang belakangan ini sering banget aku baca ulang, terutama saat hati lagi nggak tenang: "Tetaplah yakin pada Allah, jauh ataupun dekat, lama ataupun singkat, jika Allah berkehendak semua dengan mudah terjadi, tetaplah sabar serta yakin bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa mu di waktu yang tepat." Kutipan sederhana, tapi rasanya ngena banget.
Aku pribadi pernah ada di fase merasa doa nggak didengar. Setiap malam berdoa, tiap habis salat minta hal yang sama, tapi kok hasilnya belum kelihatan. Di situ aku belajar, ternyata Allah itu nggak pernah lupa, cuma cara dan waktunya yang beda dari ekspektasi kita. Kadang jawaban doa itu bukan berupa langsung dikabulkan, tapi berupa hati yang lebih kuat, pikiran yang lebih tenang, atau dijauhkan dari hal yang sebenarnya nggak baik buat kita.
Kalimat "jauh ataupun dekat, lama ataupun singkat" mengingatkan aku kalau jarak dan waktu itu bukan penghalang buat Allah. Kita yang seringkali merasa, kalau doa belum dikabulkan berarti gagal. Padahal bisa jadi Allah lagi menyusun jalan terbaik, mengatur pertemuan yang pas, atau menunda sesuatu yang kalau datang terlalu cepat justru bikin kita nggak siap.
Setiap kali baca ulang kutipan ini, aku jadi latihan sabar. Sabar bukan berarti diam saja, tapi tetap berusaha sambil menjaga hati biar nggak gampang mengeluh. Misalnya, kalau lagi berdoa soal rezeki, aku tetap ikhtiar cari peluang, upgrade diri, tapi di sisi lain aku belajar ikhlas kalau hasilnya belum sesuai harapan. Karena percaya, kalau memang sudah waktunya, semua akan terasa mudah seperti yang tertulis di kutipan itu.
Yang paling menenangkan buat aku adalah bagian "di waktu yang tepat". Kadang kita merasa waktunya harus sekarang, padahal Allah tahu waktu yang benar-benar pas. Contohnya, pernah aku sangat ingin sesuatu terjadi tahun lalu, tapi justru baru kejadian tahun ini. Setelah dijalani, aku sadar kalau kalau itu terjadi tahun lalu, kondisi aku belum siap, mental belum kuat, dan mungkin justru akan berujung kecewa.
Kalimat motivasi seperti di gambar hitam putih itu jadi pengingat kecil di tengah hari-hari yang berat. Kalau kamu lagi merasa lelah, coba ambil waktu sebentar, tarik napas, dan ingat lagi: doa yang kamu panjatkan nggak pernah sia-sia. Tetaplah yakin, tetaplah sabar, karena bisa jadi sekarang Allah lagi menyiapkan jawaban yang jauh lebih indah dari yang kamu bayangkan.
Buat aku, menulis dan membaca ulang kutipan motivasi tentang Allah, doa, sabar, dan waktu terbaik itu seperti ngobrol pelan sama diri sendiri: jangan menyerah, jangan hilang harap. Selama kita masih mau berdoa, berarti kita masih percaya. Dan selama masih percaya, selalu ada peluang kalau suatu hari nanti kita akan bilang, "Oh, ternyata ini ya jawaban dari semua doa-doa aku."