Jadi Bahan Gunjingan
Hai temen temen lemonade🥰🥰🥰
perihal Rezki, jodoh dan maut itu semua sudah Allah SWT atur dan menjadi taqdirnya, kita sebagai hamba hanya bisa menjalani dan mensyukuri Ats ketetapannya.
Dulu aku digunjing habis2san oleh semua orang karena mau menikah dengan Duda Anak 1, kayaknya gosipku jadi berita terpanas di kampung ku. gimana enggak,, mereka mencemooh aku, seorang gadis mau2 nya y menikah dengan duda, mana udah punya anak lgi, kayak GK ada laki2 bujangan aja" Ucap mereka.
setiap hari2 nya akan salu ada yg gosipin ini dan itu tentang aku, tapi aku biarkan saja, mereka bebas mau berkata apa,.. Apakah menjadi kesalahan besar jika menikah dengan Duda?? kadang suka heran banget sama orang kok seneng banget ngurusin hidup orang..😑
karena Aku sudah terlanjur menambatkan hati pada Suamiku sekarang, mau orang bilang apapun aku tak perduli, karena menurutku dia baik dan mampu sempurnakan kekuranganku.
dan Alhamdulillah hampir 3 tahun menikah aku dikaruniai seorang anak laki2. semoga rumah tangga kami Sakinah Mawadah warahmah selamanya,, Sampai ajal menjemput, ...☺️☺️🤗🤗🥰
Jujur, sebelum yakin buat menikah dengan duda anak 1, aku juga sempat galau banget. Bukan cuma mikirin omongan orang, tapi juga realita yang akan aku hadapi. Menikah dengan duda itu otomatis aku nggak cuma jadi istri, tapi juga jadi ibu untuk anaknya. Tanggung jawabnya jelas beda dibanding nikah dengan bujangan. Waktu awal kenal, aku banyak ngobrol sama diri sendiri: apakah aku siap terima masa lalunya, siap terima kalau dia sudah pernah punya istri, dan siap sayang sama anaknya tanpa beda-bedain? Buat aku, poin ini penting banget. Soalnya banyak yang cuma fokus ke rasa cinta, tapi lupa kalau status duda itu pasti bawa “paket lengkap”: mantan istri, keluarga mantan, dan anak. Hal lain yang aku pelajari, wajib banget ngobrol dari hati ke hati sebelum menikah. Aku dan suami dulu sering bahas hal-hal sensitif kayak: - Gimana pola asuh anaknya nanti? - Batasan aku sebagai ibu sambung itu sampai mana? - Apakah masih ada komunikasi dengan mantan istrinya, dan bentuk komunikasinya seperti apa? Semua itu kami sepakati duluan biar setelah nikah nggak kaget dan minim konflik. Soal jadi bahan gunjingan karena menikah dengan duda anak 1, awalnya memang ngaruh ke mental. Setiap keluar rumah rasanya semua mata ngeliatin. Tapi lama-lama aku sadar, yang jalanin rumah tangga kan aku, bukan mereka. Omongan orang itu nggak akan pernah berhenti, mau pasangan kita duda, bujang, kaya, miskin, pasti tetap ada aja yang dikomentarin. Tips dari aku kalau kamu juga lagi dekat dengan duda anak 1: 1. Tanyakan ke diri sendiri: kamu benar-benar sayang orangnya, atau cuma kasihan/terbawa suasana? 2. Kenali karakternya sebagai ayah. Cara dia memperlakukan anaknya itu cerminan bagaimana dia akan memperlakukan keluarga. 3. Siapkan mental lebih tebal. Akan ada saja yang nyinyir, bilang “kok mau sama duda”, tapi selama dia bertanggung jawab dan menghargai kamu, omongan orang lama-lama kalah sama bukti. 4. Jangan lupa libatkan doa. Aku selalu minta sama Allah kalau dia memang jodoh terbaik, kuatkan langkahku dan lembutkan hati orang-orang di sekitarku. Sekarang setelah hampir tiga tahun menikah dan dikaruniai anak lagi, aku bersyukur nggak mengikuti standar bahagia versi orang. Menikah dengan duda anak 1 bukan aib. Yang penting, bagaimana kami saling melengkapi, berproses jadi lebih baik, dan berusaha membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah versi kami sendiri.

Aamiin ya Allah jadikanlah rumah tangga saudari Hela menjadi sakinah, Mawadah warahmah selamnya, sehat selalu yah bund