"Fajar Membawamu Pulang"
"Fajar Membawamu Pulang"
Untuk Kakanda Terkasih, Ero Yohame,S.Pd
Fajar baru saja membuka mata,
namun kabar duka lebih dahulu menyapa.
Di tanah Wamena yang dingin dan damai,
engkau berpulang menghadap Sang Pencipta,
Minggu, 05 Juli 2026, pukul 05.00 pagi.
Kakanda Ero Yohame,S.Pd
engkau bukan sekadar sosok,
engkau adalah suara akal,
harapan generasi,
dan salah satu intelektual muda PKB-PPNS
yang percaya bahwa ilmu harus menjadi terang bagi sesama.
Hari ini, langit seolah lebih sunyi,
dan bumi kehilangan satu putra terbaiknya.
Namun kami percaya,
kepergianmu bukanlah akhir dari cerita,
melainkan awal dari keabadian sebuah keteladanan.
Terima kasih atas jejak yang telah kau tinggalkan,
atas pikiran yang kau bagikan,
atas semangat yang kau tanamkan,
dan atas cinta kepada tanah, bangsa, serta masyarakat.
Selamat jalan, Kakanda terkasih.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima jiwamu dalam damai abadi,
menghapus segala kekhilafanmu,
dan menempatkanmu di tempat yang paling indah di sisi-Nya.
Engkau telah pergi, tetapi namamu akan tetap hidup
dalam doa, dalam kenangan, dan dalam setiap hati yang pernah mengenalmu.
"Fajar membawamu pulang, tetapi kenanganmu akan terus menyinari perjalanan kami."ðŸ˜ðŸ˜
Nuro Kange Alamap
Perjalanan hidup dan dedikasi Kakanda Ero Yohame, S.Pd sebagai sosok intelektual muda PKB-PPNS sangat menginspirasi banyak orang, khususnya di tanah Wamena yang dikenal dengan suhu dingin dan keindahan alamnya. Melalui perjuangannya, beliau menunjukkan pada kita bahwa ilmu bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan harus menjadi terang dan membimbing sesama. Dalam pengalaman saya, mengenang figur seperti Kakanda Ero yang telah memberikan banyak inspirasi ini sangat penting agar semangat dan pemikiran beliau dapat terus hidup dan mengakar di hati generasi penerus. Kepergiannya pada Minggu pagi tanggal 5 Juli 2026, bukanlah akhir dari perjuangan beliau, namun justru menjadi awal dari keabadian keteladanan yang telah ditinggalkan. Saya pernah berada di Wamena dan merasakan langsung kehangatan komunitas serta semangat intelektual yang muncul dari organisasi seperti PKB-PPNS ini. Kehadiran sosok seperti Kakanda Ero menyatukan harapan banyak orang untuk membangun bangsa melalui ilmu pengetahuan dan pengabdian. Selain itu, doa dan harapan yang disampaikan oleh keluarga besar dan rekan-rekan sejalan dengan nilai luhur yang dipercayai, yakni menerima kepergian seseorang dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, sembari menghormati jasa dan pengabdian almarhum. Kehidupan dan karya beliau mengajarkan kita arti pengorbanan dan tanggung jawab sosial yang tinggi, yang seharusnya menjadi inspirasi bagi kita semua. Semoga dengan mengenang jasa Kakanda Ero Yohame, kita bisa terus memupuk semangat cinta tanah air, ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat. "Fajar membawamu pulang" bukan hanya gambaran tentang waktu kepergian, melainkan juga simbol bahwa setiap awal hari baru menyinari harapan dan kenangan yang abadi bagi mereka yang telah pergi.
