Stres = Meringkuk Di Kasur. Ternyata ini sebabnya!
Mom, kalau sedang gundah dan banyak masalah, paling enak adalah menghabiskan waktu dikamar dan meringkuk di sudut dikasur. Malas ngapa-ngapain, gak enak makan apalagi ketemu sama orang. Pernah merasa begitu gak? Padahal tidak tidur. Hanya diam, sesekali menangis. Gakpapa, ternyata itu wajar kok
Orang yang mengalami stres atau depresi seringkali memilih meringkuk di kasur karena beberapa alasan yang terkait dengan kondisi fisik dan psikologis mereka:
- Perasaan lelah ekstrem:
Stres dan depresi bisa menyebabkan kelelahan fisik dan mental yang luar biasa. Kasur menjadi tempat yang memberikan rasa nyaman untuk beristirahat dan menghindari kebutuhan untuk beraktivitas yang mungkin terasa berat.
- Perlindungan dan rasa aman:
Meringkuk dengan selimut atau bantal di kasur bisa memberikan sensasi seperti "tempat perlindungan", yang membantu mengurangi perasaan cemas, tidak aman, atau tertekan oleh dunia luar.
- Kurangnya energi dan motivasi:
Kondisi ini seringkali membuat sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kasur terasa seperti satu-satunya tempat yang tidak menuntut apa-apa dari diri mereka.
- Menghindari lingkungan luar:
Stres dan depresi bisa membuat orang merasa terbebani oleh interaksi sosial atau tuntutan lingkungan sekitar. Meringkuk di kasur menjadi cara untuk menarik diri dan mengurangi paparan hal-hal yang bisa memperparah kondisi mereka.
Tapi jangan terlalu lama "tenggelam" ya Mom, yuk bangkit meskipun berat dan kembali menata keadaan. Gak usah buru-buru, pelan pelan saja. Pasti bisa ya Mom, semangat. Kamu kuat ❣️#irtstrong #udangsauspadang
















































