Di katain "NAFSU AN" cuma karna bulu! 😩

Pernah nggak sih…jogging tiba-tiba ada yang nyeletuk,

‘Eh, bulu tangan & kakinya banyak banget. Pantes… keliatan nafsuan.

yang bilang gitu ya betul sekali tentunya laki laki yang gak ku kenal padahal aku lagi olahraga baju masih sopan celana se bawah lutut cuma emang pas lagi joging jarak aku sama dia lumayan deket

dia merhatiin aku

Waktu itu aku cuma diem. Nggak nyangka, rambut alami yang tumbuh di tubuhku bisa dijadikan alasan untuk menilai kepribadianku.

sulit banget buat #BerjuangCantik di mata orang selalu salah atau ada aja celah buat menghina

bahkan kalau ada cat calling bukannya termasuk pelecehan ya?

Padahal… bulu itu cuma rambut, sama seperti rambut di kepala. Nggak ada hubungannya sama hati, otak, atau moral seseorang.

Aneh ya, orang-orang yang merasa berhak mendikte standar cantik atau bersih, tapi nggak sadar hatinya sendiri kotor sama pikiran buruk.

Sekarang, kalau ada yang komentar lagi, aku cuma senyum dan bilang,

‘Bulu bisa dicukur, tapi hati dan pikiran kotor… susah dibersihkan.’ 💛

#CurcolanWanita #LifeBingo #lemon8cantik #CeweBanget

Kec. Kebumen
2025/8/12 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang terbiasa menjalani aktivitas olahraga seperti jogging, saya kerap menghadapi pandangan miring soal bulu di tangan dan kaki yang cukup lebat. Saya ingin menegaskan bahwa bulu adalah bagian alami tubuh, sama seperti rambut di kepala, sehingga tidak semestinya jadi alasan untuk menilai kepribadian atau moral seseorang. Saya ingat sekali suatu ketika saya sedang jogging dengan pakaian yang cukup sopan — celana panjang hingga bawah lutut dan baju yang menutupi tubuh — tiba-tiba ada yang nyeletuk mengomentari bulu saya dengan nada negatif. Awalnya, hal itu membuat saya terdiam dan merasa tersinggung, tapi lama kelamaan saya menyadari bahwa komentar tersebut lebih mencerminkan pikiran si pemberi komentar, bukan saya. Menghadapi stigma seperti ini memang tidak mudah, terlebih jika yang mengomentari adalah orang yang tidak dikenal. Namun, saya belajar untuk tetap percaya diri dan tidak membiarkan pandangan orang lain mengganggu kebahagiaan dan kegiatan saya sehari-hari. Selalu saya ingatkan pada diri sendiri bahwa standar cantik dan bersih yang ditetapkan oleh masyarakat seringkali tidak realistis dan bahkan bisa merugikan diri kita sendiri jika sampai membuat kita merasa rendah diri. Oleh karena itu, saya membalas komentar miring tersebut dengan senyuman dan kata-kata yang menegaskan bahwa bulu bisa dicukur, tapi pikiran kotor sulit untuk dibersihkan. Ini bukan hanya ungkapan, tetapi juga bentuk sikap tegas untuk menjaga harga diri dan menolak pelecehan dalam bentuk apa pun, termasuk catcalling yang selama ini kurang diperhatikan sebagai bentuk pelecehan verbal. Bagi kalian yang juga mengalami hal serupa, saya sarankan untuk fokus pada hal-hal positif dalam diri dan terus berjuang menjadi versi terbaik tanpa terpengaruh oleh stigma. Kita berhak merasa nyaman dengan tubuh kita apa adanya dan tidak perlu merasa bersalah atau malu hanya karena hal yang alami seperti bulu.

46 komentar

Gambar Ikkaisna
Ikkaisna

bulu kaki ku juga lebat kak, nafsu "makan" ku kuat loo 😂

Lihat lainnya(4)
Gambar Oyo903
Oyo903

tapi emang hampir 95persen wanita yg bulunya banyak,,,nafsunya tinggi ,hehehe🤩😂

Lihat lainnya(2)

Lihat komentar lainnya