Cerita mawar 🌹
Hai lemoners 💛
aku adalah IRT 30th yang hobbynya random , tapi dibalik kerandomanku aku suka sekali berkebun, dan menanam bunga , ini salah satu bunga mawarku yang kubeli dari tahun 2021 dan termasuk mawar yang awet kadang mekar ,kadang kelihatan layu karena aku jarang siram atau beri pupuk tapi mawar ini tetap menghasilkan bunganya dan aromanya wangi khas mawar , kadang kalo bermekaran aku suka potong bunganya dan ku taro di botol yg ada airnya ...
dari mawar ini aku belajar keikhlasan dimana walaupun kadang ia dirawat ,diabaikan, dirawat lagi dan diabaikan tapi ia selalu berbakti memberikan bunga cantiknya biar semua org melihatnya ketika mekar ,
kaya hidup kadang diterima,kadang diabaikan bahkan ditolak tapi jika ikhlas kebahagiaan yang kita berikan justru menjadi tabungan ladang bahagia kita kelak....
karena kita tetap bertumbuh dr segala musim dan air mata, tetapi percaya bahwa Yang Mahakuasa tetap memelihara kita
#cerita #ceritakehidupan #Lemon8 #bungamawar #berkebundirumahaja
Sejak punya beberapa pot mawar di rumah, aku jadi makin penasaran sama filosofi bunga mawar, khususnya mawar merah. Awalnya cuma karena suka warnanya yang cantik dan aromanya yang wangi, tapi ternyata di balik itu ada makna yang dalam banget kalau dipikir-pikir sambil ngopi di teras. Bunga mawar merah biasanya identik dengan cinta dan romantis. Tapi buat aku yang tiap hari lihat prosesnya dari kuncup, mekar, lalu layu, mawar merah artinya lebih dari sekadar simbol kasih sayang ke pasangan. Mawar ngajarin aku soal perjuangan dan keikhlasan. Dia tetap berusaha tumbuh, bertahan di panas, kadang kurang air, kadang telat dipupuk, tapi tetap aja berusaha mengeluarkan bunga terbaiknya. Kalau dipikir, filosofi bunga mawar itu mirip perjalanan hidup manusia. Ada duri yang melambangkan masalah atau luka, tapi justru karena ada duri, bunganya jadi terlindungi. Kita juga begitu, sering ketemu orang atau situasi yang "menusuk", tapi dari situ kita belajar jadi lebih kuat dan bijak. Kelopak mawar yang berlapis-lapis buat aku seperti hati dan perasaan kita: nggak semua orang bisa langsung lihat bagian terdalam, butuh waktu dan kepercayaan. Buat kamu yang lagi cari bunga yang melambangkan keikhlasan, menurutku mawar salah satunya. Ia tetap mekar walaupun tidak selalu diperhatikan. Bahkan ketika dipotong dari tangkainya dan dimasukkan ke botol berisi air, dia masih berusaha tetap cantik beberapa hari ke depan. Itu ngasih pesan kalau kebaikan dan cinta yang kita berikan ke orang lain nggak selalu harus dibayar balik. Kadang kita cukup ikhlas aja, karena setiap kebaikan itu seolah jadi tabungan bahagia untuk diri sendiri. Makna bunga mawar juga kerasa banget ketika kita lagi di masa sulit. Waktu tanaman lain di kebun tampak biasa aja, mawar yang tiba-tiba mekar bisa bikin hati lega. Seolah diingatkan kalau setelah musim hujan dan panas bergantian, tetap ada hal indah yang Tuhan kasih buat menghibur kita. Dari situ aku percaya, Yang Mahakuasa itu seperti tukang kebun terbaik: tahu kapan harus memangkas, kapan harus menyiram, kapan mengizinkan kita "mekar" di waktu yang tepat. Jadi kalau kamu lagi pengen menanam sesuatu di rumah yang bukan cuma cantik tapi juga penuh makna, coba deh tanam mawar merah. Sambil merawatnya, kamu bisa merenungkan filosofi mawar merah di setiap tahap hidupnya. Bukan cuma bikin halaman rumah cantik, tapi juga pelan-pelan bikin hati kita lebih ikhlas dan tenang menghadapi segala musim dalam hidup.























































