OVERTHINKING di fase usia 20-an‼️
Usia 20-an itu aneh ya hehe😅,
kita kelihatan dewasa, tapi dalam hati masih sering bingung dan takut salah langkah.
kadang overthinking bukan karna kita lemah, tapi karna kita peduli sama masa depan kita.
Pelan-pelan aja ya,
Ngga semua hal harus selesai sekarang❤️
save postingan ini kalau kamu lagi ngerasain hal yang sama
#usia20an #overthinking #quarterlifecrisis #lemon8id #healingprocess
Mengalami overthinking pada usia 20-an adalah hal yang sangat wajar, terutama karena fase ini merupakan masa transisi besar dalam hidup—dari dunia kuliah ke dunia kerja, menghadapi tekanan finansial, dan mulai membandingkan diri dengan teman sebaya. Saya juga pernah merasakan betapa capeknya pikiran yang terus menerus berputar dengan berbagai pertanyaan seperti "Apakah aku sudah memilih jurusan yang tepat?", "Apakah pekerjaan ini akan menjadi masa depan yang baik?", atau ketakutan jika merasa "ketinggalan" dibanding orang lain. Salah satu hal yang paling membantu saya adalah mulai menulis apa saja yang mengganggu pikiran sebelum tidur. Dengan cara ini, saya bisa mengeluarkan beban di kepala dan mulai merasa lebih lega. Selain itu, saya membatasi konsumsi media sosial karena terlalu banyak melihat pencapaian orang lain sering membuat saya semakin merasa tertinggal dan stres. Fokus pada satu target kecil per minggu juga sangat efektif, misalnya membuat perencanaan pengeluaran mingguan atau mengajukan lamaran kerja ke beberapa tempat. Ini membuat saya merasa lebih produktif dan perlahan-lahan mampu meningkatkan keterampilan tanpa harus terbebani oleh banyak hal sekaligus. Yang paling penting, saya belajar untuk tidak mengambil keputusan saat emosi sedang tidak stabil. Overthinking seringkali dibarengi emosi naik turun yang bisa mempengaruhi keputusan. Maka dari itu, menunggu sampai emosi stabil dulu adalah langkah bijak yang saya praktikkan. Ingatlah, usia 20-an adalah fase coba-coba dan belajar, bukan fase harus sempurna atau final. Tak perlu buru-buru menyelesaikan semuanya sekaligus. Setiap orang memiliki prosesnya masing-masing dan semua itu wajar dilakukan pelan-pelan. Kamu tidak terlambat, tidak gagal, kamu hanya sedang bertumbuh.






