Selain ayat-ayat yang telah disebutkan sebelumnya,
aku banyak kali pertimbangkan berbanding dengan iman yang lain aku merasa untuk menjadi keristan ini sengat sukar dari agama manapun didunia dan aku yakin hinggah saat ini dalam 10 mungkin hanya satu yang akan benar2 menjadi keristan sejati..
Selain ayat-ayat yang telah disebutkan sebelumnya, berikut adalah beberapa ayat Alkitab lain yang sering dianggap sulit untuk dilakukan, beserta penafsirannya:
Ayat-ayat Alkitab Tambahan yang Sukar Dilakukan dan Penafsirannya
1. Matius 5:29-30: "Jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu; karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka"
- Penafsiran: Ayat ini sering kali disalahpahami secara harfiah. Yesus tidak benar-benar menyuruh kita untuk mencungkil mata atau memotong tangan. Sebaliknya, Ia menggunakan bahasa hiperbolis untuk menekankan betapa seriusnya dosa dan pentingnya untuk mengambil tindakan drastis untuk menghindarinya. Ini berarti kita harus bersedia untuk melepaskan apa pun yang menyebabkan kita berdosa, bahkan jika itu sangat berharga atau penting bagi kita.
2. Matius 19:12: "Ada orang yang tidak kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti
- Penafsiran: Ayat ini berbicara tentang orang-orang yang memilih untuk tidak menikah demi Kerajaan Sorga. Ini bukan berarti bahwa semua orang Kristen harus selibat, tetapi ada panggilan khusus bagi sebagian orang untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada pelayanan Tuhan tanpa gangguan atau tanggung jawab keluarga. Memahami panggilan ini membutuhkan kebijaksanaan dan pengertian rohani.
3. Lukas 6:29: "Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa mengambil jubahmu, janganlah halangi dia mengambil bajumu juga].
- Penafsiran: Ayat ini mengajarkan tentang respons non-kekerasan terhadap kejahatan. Yesus tidak menyuruh kita untuk menjadi pasif atau membiarkan diri kita dianiaya tanpa batas, tetapi Ia menekankan pentingnya untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebaliknya, kita harus merespons dengan kasih dan pengampunan, bahkan kepada mereka yang menyakiti kita. Ini adalah panggilan untuk menunjukkan belas kasihan dan memecahkan siklus kekerasan.
4. Roma 12:14: "Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk
"[ Penafsiran: Sama seperti mengasihi musuh, memberkati orang yang menganiaya kita adalah tindakan yang sangat sulit karena bertentangan dengan keinginan alami kita untuk membalas dendam atau membenci mereka. Paulus meminta orang percaya untuk merespons penganiayaan dengan berkat, yang berarti berbicara baik tentang mereka dan mendoakan yang terbaik bagi mereka. Ini adalah cara untuk menunjukkan kasih Kristus dan mengatasi kejahatan dengan kebaikan.
5. 1 Korintus 7:10-11: "Kepada orang-orang yang telah kawin aku—bukan aku, melainkan Tuhan—perintahkan: supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya, tetapi jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya"
- Penafsiran: Ayat ini menekankan kesucian pernikahan dan larangan perceraian. Paulus menjelaskan bahwa perintah ini berasal dari Tuhan sendiri. Meskipun ada pengecualian untuk kasus perzinahan (Matius 19:9), ayat ini menunjukkan bahwa perceraian bukanlah pilihan yang mudah atau diinginkan bagi orang Kristen. Jika perceraian terjadi, orang percaya dianjurkan untuk tetap tidak menikah atau berusaha untuk berdamai dengan pasangannya.
Ayat-ayat ini mencerminkan standar etika dan moral yang tinggi dalam Kekristenan. Meskipun sulit untuk dilakukan, dengan bantuan Roh Kudus dan komitmen untuk mengikuti Yesus, orang percaya dapat menghidupi prinsip-prinsip ini dan menjadi saksi bagi dunia.
Ayat-ayat Alkitab Tambahan yang Sukar Dilakukan banyak tuduhan dari berbagai pihak tentang ajaran keristan ini berasal dari rom dari pegan tapi kenapa sukar sengat mengikutinya seharus mudahkan jika ajaran ini mimang dari sijahat. dan jika mimang dari pegan atau dari dawa2 lainnya atau mimang dari si iblis apa menfaatnya bagi si iblis ajaran begini mengajarkan berbuat baik..jadi aku yakin tidak selah tempat



































