GELANG TRIDATU
Gelang Tridatu itu gelang khas Bali yang benangnya terdiri dari 3 warna : merah, putih, hitam.
Arti 3 warna :
- Merah : Dewa Brahma - pencipta, simbol energi/api
- Putih : Dewa Wisnu - pemelihara, simbol air/kesucian
- Hitam : Dewa Siwa - pelebur, simbol angin/kekuatan
Ketiganya melambangkan Tri Murti / 3 manifestasi Tuhan dalam Hindu Bali. Jadi, maknanya keseimbangan hidup : lahir, hidup, mati.
Fungsi & kepercayaan :
1. Perlindungan : Dipercaya sebagai tolak bala', penangkal energi negatif
2. Pengingat dharma : Pemakainya ingat untuk selalu berbuat baik
3. Ikatan spiritual : Biasanya dipakai setelah melukat atau dapat dari pura, sudah diberkati pemangku
Aturan pakai : Umumnya dipakai di tangan kiri. Kalau putus sendiri, dipercaya artinya gelang itu sudah "menyerap" hal buruk buat kamu. Nggak boleh dibuang sembarangan, biasanya dilarung ke laut atau ditaruh di pura.
disclamer : yang saya pakai hanya untuk asesoris saja
Lokasi beli gelang Tridatu asli yang beneran diberkati, bukan cuma aksesoris :
1. Di Bali - Paling asli
- Pura : Pura Besakih, Pura Tanah Lot, Pura Uluwatu, Pura Tirta Empul. Biasanya dibagikan gratis setelah sembahyang/melukat, atau bisa medana punia seikhlasnya.
- Pasar seni : Pasar Sukawati, Pasar Ubud, Pasar Kumbasari Denpasar. Cari yang jual di area khusus perlengkapan sembahyang, bukan lapak souvenir umum.
- Toko oleh-oleh Hindu : Kayak Toko Bali Cantik, Krisna Oleh-Oleh, Erlangga. Tanya yang "sudah dipralina/diupacarai".
2. Di luar Bali
Jarang ada yang asli diberkati pemangku. Kalau ada biasanya di toko perlengkapan Hindu Bali. Di Jawa Timur, coba cek Pura-pura besar kayak Pura Segara Banyuwangi atau komunitas Hindu Bali di kota kamu.
Beberapa produsen yang memproduksi gelang tridatu :
- Tridatu Bali : Salah satu yang paling awal bikin Tridatu dengan tambahan charm Rudraksha/perak. Banyak dijual online.
- Dewi Sitha Jewellery : Fokus di perak + benang Tridatu, kualitas ekspor.
- KARSA.ID : Buatan UMKM Bali, sering kolaborasi sama pemangku untuk proses pemberkatan.
- Bling.id / Javatri : Versi modern, mix manik-manik dan logam mulia.
Tips bedain yang asli diberkati vs aksesoris :
1. Benang : Yang asli benangnya kapas kasar, bukan nilon licin. Warna merah-putih-hitamnya doff, bukan ngejreng.
2. Simpul : Ada simpul khusus "taksu" dari pemangku, nggak cuma diikat biasa.
3. Aroma : Kadang masih bau asap dupa atau minyak cendana.
4. Harga : Kalau di pura biasanya seikhlasnya. Kalau dijual Rp5rb-Rp20rb polosan itu wajar. Yang Rp100rb++ biasanya udah ditambah perak/emas.
Kalau mau yang sakral, paling aman titip temen yang ke Bali buat ambilin dari pura pas habis sembahyang.




















































