💔🥀

"Kalian tega!" jeritku saat mama dan papa memutuskan sebuah pilihan yang terdengar tak masuk akal.

Di depanku, kak Letta tersenyum penuh kemenangan.

"Jangan membantah!, ini semua demi keluarga kita agar bisa kembali naik namanya. Berbesan dengan keluarga Allaric begitu berpengaruh." Tegas papa tanpa memperdulikan perasaanku.

"Dulu aku pernah melakukannya, tapi apa yang didapat? hanya pengkhianatan dan kesakitan saja, dan kalian mau menjerumuskan lagi ke lubang yang sama? kenapa harus aku lagi Pa? Kenapa bukan kak Letta yang jelas-jelas sudah mempunyai hubungan dengan mas Raka?"

"Karena karir kakakmu sedang cerah-cerahnya, tak mungkin dia menikah waktu dekat ini. Sedangkan kamu? hanya karyawan kantor, siapa yang akan perduli dengan karirmu?" sahut mama seraya memandangku remeh.

Ya Allah, terbuat dari apa hati mereka? Bukankah aku ini juga anaknya?

"Buatlah cerita seolah perceraian kalian dulu karena kesalahpahaman, dan kini akan rujuk kembali." Sambungnya lagi.

"Tapi itu tidak mungkin, mas Raka sudah menjatuhkan talak tiga kepadaku. Kami sudah tidak bisa rujuk lagi."

"Kata siapa? Bisa saja kan kamu menikah dengan sembarang lelaki terlebih dahulu? Nanti bercerai dan baru rujuk dengan mas Raka, simpel gitu." Kak Letta ikut bersuara.

Sebuah pendapat yang terdengar keterlaluan, apakah dia menganggap jika pernikahan adalah sebuah permainan?

Aku menggelengkan kepala, "Kenapa kakak bisa berfikir sedangkal itu?"

"Tutup mulutmu!, jangan pernah menghina kakakmu yang jelas lebih pandai. Apa yang dikatakan kakakmu itu benar, kamu harus menikah dengan sembarang lelaki terlebih dahulu." Ucap mama.

"Ma?" panggilku lirih, tak percaya dengan persetujuan mama dengan usul kak Letta.

"Pa, aku ini bukan barang kan? Aku juga manusia yang tercipta dengan hati, dan perasaan. Kenapa kalian mengabaikan itu?"

Papa memalingkan wajahnya, beliau memang selalu tunduk dengan apapun ucapan mama.

"Arkan!" teriak papa entah memanggil siapa.

Tidak berselang lama, seorang laki-laki memakai pakaian serba hitam masuk ke dalam rumah.

"Dia siapa Pa?" tanya kak Letta mewakili rasa penasaranku.

Sebenarnya aku sudah was-was, apalagi tentang pembicaraan kami sebelum ini.

"Dia Arkana, sopir baru papa karena pak Harto mendadak harus pulang kampung. Kebetulan skill menyetirnya lumayan."

"Cih, keren begini ternyata cuma sopir, percuma." Cibir kak Letta.

Aku melirik pria itu, penasaran dengan responnya mendengar ejekan kakakku itu. Namun ekspresi wajahnya tidak berubah sama sekali, diam, berdiri tegak dengan tangan yang dilipat ke belakang.

"Jadi...

"Permisi,"

Papa menjeda ucapannya saat sosok mas Raka masuk begitu saja ke dalam ruang tamu. Dengan gerakan cepat, kak Letta langsung berdiri menyambutnya, "Kamu ke sini Sayang?"

"Iya dong, sesuai janji. Selamat siang papa, mama," ucap mas Raka, sapaannya kepada kedua orang tuaku tidak berubah. Masih sama seperti saat menjadi suamiku dulu.

"Siang, menantu kesayangan mama. Kebetulan sekali kamu datang, kita lagi bahas masalah itu."

"Nak Raka, benarkah kamu ingin kembali rujuk dengan Safiya?" tanya papa memulai pembicaraan.

"Sebenarnya itu karena kedua orang tuaku meminta untuk segera menikah kembali, dan untuk menunggu kesiapan Letta sepertinya mereka tidak sabar. Jadi ya apa salahnya kami rujuk dulu, sampai Arletta benar-benar siap."

Jawaban mas Raka menunjukkan betapa egoisnya dia yang hanya memikirkan perasaannya sendiri.

"Dan karena dulu kamu menjatuhkan talak tiga terhadap Safa, maka dia harus kembali menikah terlebih dahulu sebelum akhirnya rujuk denganmu. Kebetulan di sini ada Arkana sopir pribadi papa, bagaimana jika Safiya menikah siri dulu dengannya? Kamu bersedia kan Ar, hanya sekedar menikah siri dengan putri saya?"

"Pa, aku mohon jangan buat keputusan seperti itu," pintaku lirih, berharap papa masih menyisakan sedikit rasa kasihannya untuk putrinya ini.

"Bagaimana Arkan?" tanya papa tanpa memperdulikan permohonanku.

Sudah tamat di aplikasi kbmapp

Penulis : Lathifa Rachma

Judul : PESONA SANG MUHALLIL

#fyp #novel #sadstory #romance

Jawa Tengah
2025/10/3 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam kisah ini, kita bisa melihat betapa kompleksnya dinamika keluarga yang didorong oleh ambisi dan tekanan sosial. Sang putri, yang terjebak dalam situasi sulit, dipaksa menerima pilihan yang menyakitkan demi menjaga nama baik keluarga dan kekuasaan sosial. Pernikahan siri dengan sopir pribadi yang disebut sebagai "muhallil" menjadi solusi kontroversial yang diajukan untuk mengatasi hambatan rujuk yang disebabkan oleh talak tiga. Fenomena muhallil ini bukan hal asing dalam konteks budaya tertentu, di mana pernikahan sementara atau siri digunakan sebagai langkah hukum atau sosial untuk menguatkan kembali ikatan pernikahan yang putus. Namun, kasus ini membuka perdebatan tentang etika dan dampak psikologis yang dialami oleh individu yang terkena dampak langsung. Bagi para pembaca yang penasaran dengan konsep muhallil, penting untuk memahami bahwa praktik ini banyak mendapatkan kritik karena seringkali melibatkan pertimbangan pragmatis daripada rasa kasih sayang dan penghormatan terhadap perasaan manusia. Melalui kisah yang diangkat, tergambar jelas bagaimana pengorbanan dan ketegaran karakter utama menghadapi ketidakadilan dan pengkhianatan dalam keluarga. Selain itu, cerita ini juga menyinggung aspek egoisme dalam hubungan, seperti yang ditunjukkan oleh mantan suami yang hanya memikirkan keinginannya tanpa mempertimbangkan luka yang sudah pernah terjadi. Konflik antara anggota keluarga dan tekanan sosial pun menunjukkan realisme yang dihadapi oleh banyak orang dalam kehidupan nyata. Bagi yang tertarik dengan genre cerita sedih dan romansa, narasi ini menghadirkan berbagai emosi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari ketegangan, harapan, hingga rasa putus asa. Penggabungan unsur dramatis dan realita sosial membuat cerita ini layak menjadi bahan refleksi bagi banyak orang terutama dalam memahami pentingnya penghargaan terhadap perasaan individu dalam sebuah keluarga. Sebagai tambahan, kisah ini juga mengajak pembaca untuk lebih peka melihat dampak dari keputusan yang diambil berdasarkan tekanan eksternal dan bagaimana hal tersebut bisa memecah belah hubungan yang semestinya dibangun atas dasar kepercayaan dan cinta. Penggambaran tokoh seperti Arkana sang sopir baru juga menambah lapisan misteri dan ketegangan yang membuat cerita semakin menarik untuk diikuti hingga akhir.

Posting terkait

Cumi Saus Mentega
(Resep by tiktok)
Perkara mau bikin cumi saus padang tapi ada bumbu yg kurang, jadilah bikin cumi saus mentega. Cara masak : - Marinasi 500gr cumi dengan 1sdt baking powder & 1 sdt garam - Aduk hingga berbusa, tunggu -+ 15-20 menit lalu bilas hingga bersih - Masak cumi yg sudah dibersihkan dengan 3 sdm mar
Ariz Nisrina | Masakanis

Ariz Nisrina | Masakanis

123 suka

🍗🍯HONEY BUTTER CHICKEN (AYAM MADU MENTEGA)
Hai Lemonade🍋 Request suami hari ini mau ayam tapi yang manis, jadi kepikiran masak honey butter chicken deh yang simple tapi spesial untuk suami tersayang 🥰 Bahan-bahan: • 1 kg paha ayam • ½ cup tepung terigu • ½ cup tepung maizena • 2 sdm bubuk bawang putih • Garam • ½ gelas air di
anjani.dv

anjani.dv

12 suka

Udanh Saus Mentega
Udang Saus Mentega🦐 Jujur baru pertama kali masak ini dan surprisingly kata suami ini enakk padahal niatnya buat anatta jadi ga masak yg pedes2 tapi masuk di selera ayahnya juga 🫶🏻 Resep Udang Saus Mentega Udang 200gr 3 siung bawang merah 2siung bawang putih 1/2 buah bawang bombay 1 l
Siti Nuraidah

Siti Nuraidah

1020 suka

Olahan Ayam Favorit Anak-anak-Ayam Goreng Mentega
Assalamu'alaikum.. Masak ayam favorit nya anak-anak yuk. Kali ini aku bikin ayam goreng mentega. Yuk cobain juga di rumah.. . AYAM GORENG MENTEGA . Bahan : ½ kg ayam, rebus 2 sdm mentega/margarin 1 sdm minyak 3 siung bawang putih cincang ½ bawang bombay, iris 3 sdm kecap manis 1 s
Presella

Presella

488 suka

Aku menangis aku menjerit km tertawa#Tega#
FITRI LOVER'S

FITRI LOVER'S

4 suka

Kolase berbagai merek mentega dan margarin, dengan teks 'MENTEGA VS MARGARIN Sudah tahu bedanya belum?' di tengah, membandingkan kedua jenis produk yang sering digunakan dalam masakan.
Tabel perbandingan mendetail antara mentega (butter) dan margarin berdasarkan indikator seperti bahan utama, titik asap, kandungan lemak, kolesterol, nutrisi, rasa, kegunaan, tekstur, dan harga.
Kolase berbagai merek mentega, menunjukkan bahwa mentega (butter) dibuat dari susu sapi dan umumnya hanya memerlukan satu bahan utama, menekankan asal-usul alami produk.
Yuk Pelajari Bedanya Mentega dan Margarin
Haii! Siapa yang masih bingung membedakan mentega dengan margarine? Hari ini aku mau jelaskan perbedaannya. Faktor utama yang membedakan mereka berdua adalah bahan utama mereka, dimana mentega (butter) menggunakan lemak hewani dari sapi. Jadi dia adalah susu sapi yang diproses sampai terpisah an
Cici Homecafe Recipe

Cici Homecafe Recipe

8 suka

Lihat lainnya