sangat rekoended.... JANGAN LUPA PESEN ES KOPYOR sebagai penutup.
menu andalan Ayam Goreng Basah, ayam kuning yang digoreng sebentar jadi dagingnya masih juicy, bumbunya lembut meresap sampai ke tulang (tapi karena mereka pakai ayam muda pejantan jadi kalau laper bet pesan yang banyak yaa soalnya dagingnya sedikit imut hehe) . kemarin aku request sambel dadak. pedessss tapi agak manis dikit.
untuk tempatnya, konsep interior "Tempo Doeloe", banyak ornamen antik, bersih, dingin karena ber AC, dann FAMILY FRIENDLY cocok untuk makan bersama keluarga atau bukber.
... Baca selengkapnyaBuat kamu yang lagi cari info lengkap soal SHSD Menteng, di sini aku rangkum pengalaman aku kemarin plus sedikit "panduan singkat" biar nggak bingung pas sampai sana.
Pertama soal menu SHSD Menteng. Selain ayam goreng basah yang jadi andalan, di meja aku kemarin ada beberapa lauk favorit: pepes tahu (di menu tertulis sekitar 7.500 per porsi), semur jengkol (sekitar 15.000), sayur asem (12.000), perkedel jagung (8.000), sambel dadak (9.000), nasi putih yang disajikan di wadah bambu (2 porsi total 15.000), plus minuman es teler (32.000). Porsi ayam goreng basah seporsi besar (10 potong) di struk aku tertulis 107.500. Jadi kamu bisa kira‑kira, makan sharing ramean di SHSD menteng masih masuk akal banget untuk ukuran restoran Sunda di Jakarta.
Kalau kamu tipe yang nggak mau ribet pilih menu satuan, SHSD juga punya menu paket. Di halaman menu aku sempat lihat ada "Paket Kenyang" dan "Paket Puas". Paket Kenyang untuk 2 orang (205K) dan 3 orang (299,5K), isinya biasanya sudah termasuk lauk utama, sayur, sambal, dan minuman, jadi cocok buat first timer yang mau coba berbagai menu SHSD sekaligus. Ada juga "Paket Puas" untuk 10 orang seharga 999K, ini pas banget buat arisan, makan keluarga besar, atau bukber karena tinggal duduk, semua sudah komplit di meja.
Buat yang suka eksplor menu khas, di bagian "Sajian Khas SHSD" ada Sate Maranggi (65K) dan Gurame Cobek (109K). Dua menu ini belum sempat aku coba, tapi dari tampilan di menu dan foto-foto SHSD Menteng yang aku lihat, porsinya lumayan besar, jadi enak buat sharing. Next visit aku pengin banget cobain gurame cobeknya, karena sambel mereka aja sudah enak.
Soal minuman, selain es kopyor dan es teler, ada juga Nipis Madu dengan slogan di menunya "Seger Nipisnya, Smooth Sodanya". Kalau kamu kurang suka manis pekat, Nipis Madu ini bisa jadi opsi yang lebih ringan dibanding es teler. Teh tawar anget juga disajikan di teko enamel hijau putih dan biasanya free, cocok banget buat netralin rasa setelah makan sambel hejo dan sambel dadak yang pedas.
Untuk yang penasaran suasana dan foto SHSD Sambel Hejo Sambel Dadak Menteng, interiornya beneran "Tempo Doeloe". Banyak ornamen antik, nuansanya kayak rumah jadul yang dirapikan, bersih dan ber-AC jadi tetap nyaman walau ramai. Menurut aku, SHSD Menteng ini family friendly banget: meja cukup besar, suasana nggak terlalu bising, dan menu menunya aman buat segala usia. SHSD juga cocok buat kamu yang cari restoran Sunda di Jakarta untuk kumpul keluarga, karena ada pilihan menu paket dan porsi sharing.
Dari struk pembayaran yang aku simpan (total sekitar 253.125 untuk beberapa lauk, minuman, dan nasi), menurutku harga menu SHSD Menteng cukup transparan dan masih masuk akal dengan porsi dan suasana yang ditawarkan. Kalau kamu lagi cari ulasan SHSD Menteng sebelum datang, semoga breakdown singkat soal menu SHSD, harga, dan paket ini bisa jadi gambaran. Saran aku, kalau datang ramean, lebih hemat pesan menu paket SHSD atau porsi ayam goreng basah besar plus beberapa lauk pendamping seperti pepes tahu, sayur asem, dan semur jengkol biar lebih puas.