wajib tau!!
sebagai wanita kita mau dong tampil cantik.
tapi kita juga harus Searching terlebih dahulu apa yang kita pake dan kerjakan..
dulu aku tretment ya tretment aja ga tau asal usulnya😌
sampai di penutup akhir 2025 aku baru tau ternyata PRP itu haram!!😱
Apa itu PRP? Platelet-Rich Plasma (PRP)
Adalah prosedur kecantikan yang dilakukan dengan menyuntikan plasma darah diri sendiri yang sudah mengandung trombosit tinggi.
"Pendapat berdasarkan ayat"
قُلْ لا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَى طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلا أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ
“Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaKu, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi – karena sesungguhnya semua itu kotor.” (Al An’am: 145)
Bahkan Imam An-Nawawi rahimahullah menyatakan ijma’ bahwa darah adalah najis. Beliau berkata,
الدلائل على نجاسة الدم متظاهرة ، ولا أعلم فيه خلافا عن أحد من المسلمين
“Dalil-dalil mengenai kenajisan darah jelas, aku tidak mengetahui adanya khilaf salah satupun di antara kaum muslimin”[1]
#TakutDosa #GoodBye2025 #TipsLemon8 #l8creatorawards
PRP atau Platelet-Rich Plasma adalah metode perawatan kecantikan yang semakin populer, namun banyak yang belum memahami aspek kehalalannya dalam perspektif Islam. PRP dilakukan dengan menyuntikkan plasma darah sendiri yang mengandung trombosit tinggi ke area kulit tertentu untuk merangsang regenerasi dan memperbaiki tampilan. Meski secara medis prosedur ini dinilai aman dan efektif, ada pandangan bahwa penggunaan plasma darah ini bisa menjadi masalah ketika dikaji dari sisi syariat. Dalam Islam, darah dianggap najis berdasarkan Al-Qur'an Surat Al An’am ayat 145 yang menyatakan bahwa darah yang mengalir adalah salah satu benda najis yang diharamkan untuk dikonsumsi atau digunakan. Imam An-Nawawi juga menyepakati bahwa darah adalah najis tanpa adanya khilaf dari kalangan ulama Muslim. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa penggunaan plasma darah dalam prosedur PRP dapat dianggap tidak sesuai dengan prinsip kemurnian dan kebersihan yang dianjurkan. Bagi wanita muslim, penting untuk memahami bahwa tidak semua prosedur kecantikan yang populer aman dan halal untuk diikuti. Sebelum menjalani treatment, lakukan riset dan konsultasi dengan ahli yang memahami aspek kedokteran dan hukum Islam. Hindari penggunaan terapi yang melibatkan bahan yang diharamkan agar tidak mengundang keraguan dan gangguan pada ibadah. Sementara itu, di era modern ini juga penting untuk mempertimbangkan alternatif perawatan kulit yang halal dan natural yang tidak menimbulkan keraguan. Pilihlah produk-produk kecantikan yang sudah mendapatkan sertifikasi halal dari lembaga resmi dan mengandung bahan alami yang aman. Menjelang akhir tahun 2025, ada tren untuk lebih sadar dan selektif dalam memilih perawatan kecantikan. Tagar seperti #TakutDosa dan #GoodBye2025 menunjukkan kesadaran meningkat tentang pentingnya menjaga kesucian diri sesuai syariat. Jadi, wajib bagi kita untuk terus memperdalam pengetahuan tentang prosedur kecantikan, tidak hanya berdasarkan efek visual tapi juga aspek hukum dan kesehatan. Kesimpulannya, sebelum memutuskan menjalani PRP atau treatment lain, pastikan memahami segala risikonya baik dari sudut pandang medis maupun agama. Jaga niat dan lakukan dengan penuh kesadaran agar perawatan kecantikan membawa manfaat tanpa mengorbankan prinsip dan keimanan.
